Rabu, 22 April 2026

Ijazah Jokowi

Rismon Sianipar Dilaporkan Jusuf Kalla, Dokter Tifa: Mau Restorative Justice Lagi?

Dokter Tifa menyoroti Rismon Sianipar yang dilaporkan Jusuf Kalla (JK) atas kasus dugaan fitnah terkait isu ijazah palsu Jokowi.

Penulis: Rakli Almughni
Editor: Sri Juliati
Ringkasan Berita:
  • Dokter Tifa menyoroti Rismon Sianipar yang dilaporkan Jusuf Kalla atas dugaan fitnah terkait isu ijazah palsu Jokowi.
  • Rismon resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri dan disebut pernah mengajukan Restorative Justice dalam kasus ijazah palsu.
  • Dokter Tifa juga menyinggung kritik keras Rismon terhadap Mendagri Tito Karnavian dan menyindir kemungkinan RJ kembali.

TRIBUNNEWS.COM - Tifauzia Tyassuma atau akrab disapa dokter Tifa menyoroti mantan koleganya, Rismon Sianipar, yang dilaporkan Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI Jusuf Kalla (JK).

Rismon Sianipar resmi dilaporkan oleh Jusuf Kalla ke Bareskrim Polri, Jakarta, pada Senin (6/4/2026) pukul 10.00 WIB.

JK melaporkan ahli digital forensik tersebut atas dugaan fitnah mendanai isu ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Dokter Tifa melalui cuitannya di X menyinggung apakah Rismon Sianipar akan kembali mengajukan Restorative Justice (RJ) kepada Jusuf Kalla.

Seperti diketahui, Rismon telah mengajukan RJ atas status tersangkanya dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.

"Rismon mau Restorative Justice lagi sama Pak Jusuf Kalla?" kata dokter Tifa, Minggu (5/4/2026).

Dokter Tifa juga kembali menyinggung Rismon Sianipar yang diduga pernah mengkritik secara keras Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Baca juga: 3 Kasus Hukum Jerat Rismon Sianipar: Pencemaran Nama Baik Jokowi-JK, Dugaan Ijazah Palsu S2 dan S3

"Nanti kalau dilaporkan Tito Karnavian, Muhammad Nuh Al Azhar juga mau Restorative Justice juga? Mereka yang bolak-balik dicaci maki gila-gilaan oleh si Omon," katanya.

"Panjang kali pun daftar koplak kau, Mon, Mon," imbuhnya.

Sementara itu, kuasa hukum Rismon Sianipar, Jahmada Girsang, menegaskan bahwa kliennya tidak pernah menuding Jusuf Kalla sebagai penyokong dana dalam isu ijazah palsu Jokowi.

Jahmada menjelaskan bahwa Rismon Sianipar tidak pernah menyebut nama Jusuf Kalla.

Ia mengatakan pernyataan yang beredar adalah hasil buatan Artificial Intelligence (AI).

"Itu olahan AI semua ya, Rismon tidak pernah sebut nama pak JK," kata Jahmada Girsang saat dihubungi Tribunnews.com, Minggu (6/5/2026).

Meski begitu, Jahmada tidak merinci terkait pernyataan sebenarnya yang dilontarkan oleh Rismon.

Termasuk respon kliennya yang rencananya akan dilaporkan oleh JK ke Bareskrim Polri atas tudingan tersebut.

"Saya no comment ya," ucapnya saat ditanya soal rencana dilaporkan JK.

Profil Rismon Sianipar

Rismon Sianipar adalah Ahli Digital Forensik kelahiran Pematang Siantar, Sumatera Utara, pada 25 April 1977.

Ia merupakan lulusan Sarjana Teknik dan Magister Teknik di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Ia juga menyelesaikan pendidikan di Jepang, di Graduate School of Science and Engineering Yamaguchi University Jepang.

Nama lengkap berikut dengan gelarnya yaitu Dr.Eng Rimon Hasiholan Sianipar, S.T., M.T., M.Eng.

Baca juga: Dulu Nyaris Adu Jotos, Rismon dan Andi Azwan Kini Duduk Bersama Bahas Bohir di Isu Ijazah Jokowi

Rismon adalah orang pertama yang meneliti dan menyebut bahwa foto wisuda Jokowi yang beredar di media sosial adalah hasil editan.

Selama ini, Rismon Sianipar dikenal sebagai ahli digital forensik.

Namun, tidak banyak yang tahu bahwa ia juga merupakan seorang penulis buku dan programmer.

Bahkan, selama ini Rismon Sianipar mendapat sumber penghasilan dari penjualan buku di Amazon, sebuah perusahaan penyedia internal pasar online.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Rismon melalui kanal YouTube Balige Academy, pada Kamis (3/7/2025), seperti dikutip Tribunnews.

Sejak dilaporkan ke polisi, Rismon Sianipar kini kerap muncul di layar kaca televisi.

Bahkan, ia juga kerap keliling ke Kota Solo hingga Yogyakarta untuk menggali informasi mengenai ijazah S-1 Jokowi.

Rismon juga sempat terjun langsung ke lokasi kuliah kerja nyata (KKN) Jokowi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Sumber dana untuk melakukan itu semua pun menjadi bahan perbincangan.

Rismon mengaku bahwa dirinya merupakan seorang penulis dan programmer.

"Buku saya kan di Amazon banyak, itu hasilnya untuk hidup saya," kata Rismon.

Rismon juga menjelaskan bahwa ia masih mendapat gaji dari royalti penjualan buku yang ia tulis saat 5 tahun lalu.

"Royalti. Kita dapat 10 sampai 20 persen dari penjualan ditransfer ke kita tanggal 28 akhir bulan ditransfer sama kita," ujarnya.

"Buku 5-6 tahun lalu masih laku saya masih dapat royalti," imbuhnya.

Beberapa karya tulis buku milik Rismon Sianipar tercantum di dalam CV dari situs UNRAM.

(Tribunnews.com/Rakli/Reynas Abdila)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved