Jumat, 1 Mei 2026

Aktivis KontraS Disiram Air Keras

Update RSCM terkait Kondisi Andrie Yunus: Luka Bakar Alami Perbaikan Signifikan

RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyampaikan update atau kondisi terkini terkait Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus.

Tayang:
Editor: Wahyu Aji
Tribunnews.com/Dok. Amnesty International Indonesia
AKTIVIS KORBAN AIR KERAS - Aktivis Komisi Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Andrie Yunus mendapat serangan berupa penyiraman air keras pada Kamis (12/3/2026). RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyampaikan update atau kondisi terkini Andrie Yunus. 
Ringkasan Berita:
  • Andrie Yunus dilaporkan dalam kondisi stabil dengan perbaikan signifikan pada luka bakar, sebagian besar sudah ditangani melalui operasi cangkok kulit di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
  • Pasien menjalani operasi lanjutan untuk membersihkan jaringan mati dan cangkok kulit tambahan, sementara kondisi mata masih dalam perawatan khusus dengan penutupan sementara selama 4–6 bulan.
  • Secara mental, Andrie dinyatakan kooperatif dan tidak menunjukkan gangguan serius.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyampaikan update atau kondisi terkini terkait Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus.

Andrie Yunus menderita luka bakar usai menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) lalu.

Manajer Hukum dan Humas RSCM, Yoga Nara mengatakan, secara umum, saat ini kondisi Andrie dalam keadaan stabil dan menunjukkan perbaikan klinis yang bertahap.

"Luka bakar yang dialami pasien telah mengalami perbaikan yang signifikan, dengan sebagian besar area luka telah ditangani melalui tindakan tandur/cangkok kulit," kata Yoga, dalam keterangan tertulis, Rabu (8/4/2026).

Yoga juga menyampaikan, pada tanggal 7 April 2026, Andrie Yunus kembali menjalani tindakan operasi untuk membersihkan sisa jaringan kulit mati di area leher belakang serta dilakukan cangkok kulit lanjutan untuk mendukung proses penyembuhan yang optimal.

Sementara itu, terkait kondisi mata Andrie, katanya, saat ini masih dalam tahap penanganan lanjutan. 

"Bola mata ditutup menggunakan jaringan selaput (tenon dan konjungtiva), serta dilakukan penjahitan sementara pada kelopak mata untuk melindungi struktur bola mata dan mempercepat proses penyembuhan," jelasnya.

Yoga menambahkan, hasil pemeriksaan ultrasonografi (USG) menunjukkan bahwa dinding bagian belakang bola mata masih dalam kondisi utuh.

"Rencana penutupan mata ini akan dilakukan selama kurang lebih 4 hingga 6 bulan, dengan evaluasi berkala menggunakan USG mata untuk memantau perkembangan secara menyeluruh," katanya.

Dari sisi psikologis, kondisi Andrie terpantau cukup stabil. Andrie disebut dapat beradaptasi dengan baik, bersikap kooperatif dalam menjalani perawatan, serta menunjukkan optimisme yang realistis terhadap proses pemulihan. 

"Hingga saat ini, tidak ditemukan tanda-tanda gangguan psikologis yang serius," kata Yoga.

Baca juga: 21 Hari Dirawat di RSCM Andrie Yunus Jalani Tiga Kali Operasi, Dinding Bola Mata Kanan Diduga Jebol

Hingga saat ini, ia mengatakan, Andrie masih berada dalam pemantauan tim medis multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis bedah plastik, oftalmologi, psikiatri serta tenaga kesehatan terkait lainnya.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved