Jumat, 10 April 2026

Pemindahan Ibu Kota Negara

Deddy Sitorus Respons Ajakan Gibran Rakabuming Berkantor di IKN: Dengan Senang Hati

Deddy Sitorus, mengaku dengan senang hati menerima ajakan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk bersama-sama berkantor di IKN.

Penulis: Fersianus Waku
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
IKN - Anggota Komisi II DPR RI dari PDIP Deddy Sitorus saat ditemui di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (21/4/2025). Deddy merespons ajakan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk bersama-sama berkantor di IKN. 

"Saya sarankan agar Pak Wapres ngajak kementerian dan atau lembaga pemerintahan mana yang relevan diajak ke sana. Ke sana itu buat kerja, bukan menyepi," ungkapnya. 

Gibran Ajak Deddy Berkantor di IKN 

Gibran menyampaikan terima kasih kepada Deddy yang telah memberikan masukan agar sebagian pemerintahan berkantor di IKN.

“Terima kasih atas masukan dari Bapak Anggota Dewan Yang Terhormat Deddy Sitorus,” kata Gibran dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com, Kamis (9/4/2026).

Mantan Wali Kota Solo tersebut pun mengajak Deddy untuk bersama-sama berkantor di IKN.

Apalagi, dua tahun lagi IKN sudah ditetapkan sebagai Ibu Kota politik.

“Nanti kita sama-sama berkantor di IKN,” ungkapnya.

Sebagai ibu kota politik, seluruh penyelenggara negara bisa berkantor di IKN.

Mulai dari eksekutif yakni pemerintah , lembaga yudikatif atau, legislatif yakni anggota DPR.

“Karena IKN telah ditetapkan sebagai ibukota politik di tahun 2028, sehingga penyelenggaraan negara baik dari sisi eksekutif, yudikatif dan legislatif harus terpenuhi,” tuturnya.

Pernyataan ini disampaikan Gibran menanggapi Deddy yang memintanya bersama sejumlah menteri untuk segera berkantor di IKN

Hal ini disampaikan Deddy dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI bersama Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026). 

Deddy menekankan pentingnya utilitas gedung-gedung pemerintahan yang telah berdiri di IKN agar tidak rusak dan membuang anggaran pemeliharaan (maintenance) secara percuma.

"Saya berharap Pak, supaya gedung-gedung itu tidak rusak, dana maintenance terbuang, kenapa tidak digunakan? Kalau tidak ada instansi pemerintah pusat yang mau menggunakan, mungkin ada yang lain mau menggunakan misalnya gitu," kata Deddy. 

Karena itu, politikus PDI Perjuangan (PDIP) ini mengusulkan agar Gibran dan sejumlah menteri mulai berkantor di IKN.

"Wakil presiden, Menteri Kehutanan, Menteri Desa, Menteri Transmigrasi sana dong tinggal. Uang negara itu barang. Jangan keenakan di Jakarta," ujar Deddy. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved