Sabtu, 11 April 2026

Wawancara Eksklusif

VIDEO EKSKLUSIF Konflik Iran–AS Memanas: Dilema Indonesia di Panggung Dunia

Presiden Prabowo Subianto memilih pendekatan hati-hati dengan mempertimbangkan dampak domestik dan posisi global Indonesia

Berbeda dengan posisi tegas Indonesia dalam isu Palestina, pendekatan terhadap konflik Iran-Israel cenderung lebih terukur dan defensif.

Anton menilai pendekatan tersebut dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan dampak di dalam negeri. 

“Pak Presiden menunjukkan sikap yang sangat hati-hati dalam merespons ini. Beliau sangat paham berhitung, karena politik luar negeri adalah kelanjutan politik domestik,” ujar Anton.

Baca juga: Pengamat Nilai Gencatan Senjata AS–Iran Rapuh, Singgung Sikap Trump Jelang Pemilu Sela

Menurut Anton, Prabowo menggunakan pendekatan bottom-up dengan mengonsolidasi tokoh-tokoh elite terlebih dahulu guna meredam potensi gejolak opini publik. 

Ia menjelaskan, isu Iran memiliki kompleksitas berbeda dibandingkan Palestina yang cenderung mendapat dukungan luas dari masyarakat Indonesia. Konflik Iran dinilai lebih sensitif karena melibatkan kepentingan berbagai aliansi global. 

Anton juga mengingatkan adanya risiko jika pemerintah mengambil sikap terlalu frontal, terutama di tengah dinamika media sosial yang mudah memelintir narasi politik. 

"Ada potensi dampak negatif yang bisa di-spin oleh pihak yang tidak suka melalui media sosial. Pak Prabowo tentu berhitung soal ini,” jelasnya. 

Meski demikian, Anton menilai penting bagi Presiden untuk tetap menyampaikan sikap secara langsung kepada publik guna menjaga wibawa Indonesia di mata internasional. 

Ia membandingkan dengan sejumlah pemimpin dunia yang kerap memberikan pernyataan resmi atau state address dalam merespons konflik global. 

“Kita butuh konsolidasi suara antara Jakarta dan New York agar pesan kita sampai dengan keras,” pungkasnya.

Saksikan wawancara lengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved