Selasa, 14 April 2026

Anwar Usman Pingsan Gara-gara Begadang Nonton Podcast Sampai Subuh

Momen wisuda purnabakti eks Hakim Konstitusi, Anwar Usman, diwarnai insiden mengejutkan. 

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
PURNABAKTI - Hakim Konstitusi Anwar Usman diangkat oleh petugas karena sakit acara Wisuda Purnabakti dirinya di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (13/4/2026). Hakim Konstitusi Anwar Usman memasuki masa purnabakti di usia 69 tahun setelah mengabdi sebagai hakim konstitusi selama 15 tahun. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Momen wisuda purnabakti eks Hakim Konstitusi, Anwar Usman, diwarnai insiden mengejutkan. 

Pria yang baru saja menyelesaikan masa baktinya itu mendadak pingsan tepat di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Senin (13/4/2026).

Insiden tersebut terjadi di tengah prosesi kirab, sesaat sebelum para hakim konstitusi melakukan sesi foto bersama. 

Tubuh Anwar tiba-tiba melemas dan jatuh, memicu kepanikan singkat di antara kolega dan staf yang hadir.

Melihat kondisi tersebut, Wakil Ketua MK Saldi Isra dan Hakim Konstitusi Guntur Hamzah bergerak cepat. 

Bersama sejumlah pegawai MK, mereka langsung membopong Anwar Usman menuju Ruang Tunggu Sidang untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Setelah mendapatkan perawatan selama kurang lebih 30 menit, kondisi Anwar berangsur pulih. 

Ia sempat terlihat meminta air minum dan minyak kayu putih untuk menenangkan diri.

Baca juga: Anwar Usman Tak Masalah Dijuluki Paman Gibran: Memang Pamannya Kok

Gara-gara Podcast 

Saat sudah kembali stabil, Anwar Usman mengungkapkan penyebab dirinya tumbang. 

Ternyata, kombinasi antara kelelahan perjalanan jauh dan kebiasaan begadang menjadi pemicunya.

"Kurang tidur, sampai subuh begadang. Saya biasa lagi nonton podcast, kan habis pulang dari Bosnia. Tadi juga belum sempat sarapan," jelas Anwar sambil melempar senyum tipis.

Rupanya, selain belum menyesuaikan diri dengan waktu Indonesia usai kunjungan dari luar negeri, rasa penasaran menyimak berbagai siniar (podcast) membuatnya lupa waktu hingga fajar menyingsing. 

Kondisi fisik yang tidak fit ditambah perut kosong akhirnya membuat sang hakim purnabakti itu kehilangan kesadaran di penghujung acara resminya.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved