Senin, 20 April 2026

HUT Kopassus

Tanggal 16 April 2026 Memperingati Hari Apa? Ada HUT ke-74 Kopassus

Tanggal 16 April 2026 menjadi hari yang penuh makna karena terdapat berbagai peringatan penting, salah satunya adalah HUT ke-74 Kopassus.

aceh.kemenag.go.id
PERINGATAN 16 APRIL - Tangkapan layar laman aceh.kemenag.go.id pada Kamis (16/4/2026). Tanggal 16 April 2026 menjadi hari yang penuh makna karena terdapat berbagai peringatan penting, salah satunya adalah HUT ke-74 Kopassus. 

Sejarah Kopassus tidak dapat dilepaskan dari situasi genting pada awal kemerdekaan, khususnya ketika terjadi pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS) pada tahun 1950, dikutip dari kopassus.mil.id.

Dalam operasi militer tersebut, TNI menghadapi tantangan besar, termasuk keterbatasan kemampuan pasukan dalam menghadapi medan berat dan taktik perang musuh yang sudah terlatih.

Operasi tersebut memang berhasil menumpas RMS, namun juga menimbulkan banyak korban jiwa dari pihak TNI. 

Dari sinilah muncul evaluasi mendalam yang kemudian melahirkan gagasan penting yaitu perlunya sebuah satuan khusus yang memiliki kemampuan tempur lebih unggul, bergerak cepat, dan mampu beradaptasi di berbagai kondisi medan.

Gagasan ini salah satunya muncul dari Letkol Slamet Riyadi. 

Meski ia gugur dalam pertempuran di Ambon, pemikirannya tidak berhenti. 

Kolonel A.E. Kawilarang kemudian melanjutkan ide tersebut hingga akhirnya terbentuk Kesatuan Komando Teritorium III pada 16 April 1952 melalui instruksi resmi militer. 

Satuan ini menjadi cikal bakal lahirnya Kopassus.

Dalam perkembangannya, satuan ini mengalami beberapa kali perubahan nama, mulai dari KKAD, RPKAD, Puspassus AD, Kopassandha, hingga akhirnya resmi menjadi Kopassus pada tahun 1985. 

Hingga kini, Kopassus dikenal sebagai pasukan elit dengan kemampuan khusus di bidang anti-teror, intelijen, dan operasi militer strategis.

2. World Voice Day (Hari Suara Sedunia)

Selain peringatan nasional, tanggal 16 April juga dirayakan sebagai World Voice Day atau Hari Suara Sedunia. 

Peringatan ini pertama kali dicetuskan di Brasil pada tahun 1999 oleh para profesional di bidang kesehatan suara, seperti dokter THT, terapis wicara, dan pelatih vokal, dikutip dari daysoftheyear.com.

Tujuan utama dari peringatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan suara. 

Suara merupakan alat komunikasi utama manusia yang sering kali diabaikan kesehatannya, padahal berperan penting dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pekerjaan, pendidikan, maupun interaksi sosial.

Seiring waktu, gerakan ini berkembang secara internasional. 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved