Harga BBM Naik
DPR Ingatkan Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi Tak Jadi Alasan Naikkan Harga Pangan
DPR tegaskan kenaikan BBM non-subsidi tak boleh jadi alasan naikkan harga pangan, subsidi tetap stabil.
“Tidak naiknya BBM subsidi harus menjadi faktor penahan harga. Tapi pemerintah tetap harus waspada terhadap dampak BBM non-subsidi, khususnya bagi kelas menengah,” pungkasnya.
Diketahui, per 18 April 2026, harga BBM RON 98 Pertamax Turbo dijual dengan harga Rp19.400-Rp20.250 perliter, harga berbeda di masing-masing provinsi.
Padahal pada tanggal 1 Maret 2026 lalu, harga BBMPertamax Turbo masih di angka Rp13.100 perliter atau naik Rp6.300 perliter.
Tak hanya Pertamax Turbo, kenaikan harga juga terjadi untuk BBM Dexlite yang kini dijual Rp23.600-Rp24.650 perliter.
Dimana pada tanggal 1 Maret 2026 kemarin Dexlite harganya masih Rp14.200 per liter atau naik Rp9.400 perliter.
Kenaikan juga terjadi untuk BBM jenis Pertamina Dex yang kini dibanderol dengan harga Rp22.700-Rp24.950 per liter.
Pada tanggal 1 Maret 2026 lalu, jenis bensin ini berkisar di harga Rp13.800-Rp15.100 per liter atau naik Rp9.400 perliter, harga berbeda tergantung dengan provinsi masing-masing.
Atas adanya penyesuaian harga BBM tersebut, PT Pertamina telah meminta kepada seluruh petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk menyesuaikan beberapa informasi yang ada di area penugasan.
"Perubahan harga di Totem, dispenser, POS System dan media lainnya di SPBU harap dilakukan pada pukul 00.00 waktu setempat. Agar melakukan penjualan produk secara normal sampai dengan waktu perubahan harga yang telah ditentukan," tulis keterangan di laman resmi Pertamina.