Jumat, 24 April 2026

Perang Modern Gunakan AI, Pakar Pertahanan Dorong Kemitraan Teknologi RI–Korsel

Pakar Binus University, Curie Maharani, mendorong kemitraan strategis Indonesia–Korea Selatan di bidang pertahanan, AI, siber.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Wahyu Aji
HO/IST
Pesawat tempur KF-21 Boramae. Pakar Binus University, Curie Maharani, mendorong kemitraan strategis Indonesia–Korea Selatan di bidang pertahanan, AI, siber, dan pengembangan SDM untuk memperkuat posisi di Indo-Pasifik. 

Ringkasan Berita:
  • Konflik modern seperti Perang Rusia–Ukraina dan krisis di Jalur Gaza menunjukkan bahwa AI dan keamanan siber menjadi faktor kunci dalam keunggulan militer dan kekuatan nasional.
  • Pakar Binus University, Curie Maharani, mendorong kemitraan strategis Indonesia–Korea Selatan di bidang pertahanan, AI, siber, dan pengembangan SDM untuk memperkuat posisi di Indo-Pasifik.
  • Kerja sama dinilai potensial melalui akses teknologi, penguatan rantai pasok industri pertahanan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kerja sama strategis antara Indonesia dan Korea Selatan di bidang pertahanan, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), keamanan siber, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) dinilai memiliki arti penting bagi penguatan posisi nasional Indonesia di tengah dinamika keamanan Indo-Pasifik.

Pakar pertahanan dan hubungan internasional Binus University Curie Maharani, Ph.D mengungkapkan hal tersebut saat pembukaan Lomba Menulis yang diselenggarakan Indonesia Strategic and Defence Studies (ISDS) bertema ‘’Kemitraan Strategis RI-Korsel 2026: Pertahanan, AI, dan Pengembangan SDM’’ di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

‘’Meski Indonesia dan Korsel sama-sama bukan negara inovator teknologi pertahanan, Korsel bernilai strategis bagi Indonesia sebagai penyuplai, pemadu utama, dan kolaborator norma,’’
ungkap doktor Cranfield University, Inggris ini.

Curie menjelaskan dalam perspektif kepentingan nasional Indonesia, kerja sama strategis dengan Korsel membawa sejumlah potensi.

Pertama, sebagai sumber akses bagi Indonesia untuk mendapatkan teknologi standar Barat dari tangan kedua.

Kedua, Korsel sebagai raksasa baru industri pertahanan dunia dengan konsumen global, membutuhkan rantai suplai berdaya saing yang memungkinkan diisi oleh Indonesia.

Ketiga, kedua negara memiliki konvergensi nilai yang menjunjung penggunaan AI yang bertanggung jawab di sektor pertahanan.

‘’Indonesia perlu menyusun strategi yang tepat untuk memaksimalkan potensi kemitraan dengan Korsel tersebut,’’ kata Curie yang menjadi salah satu juri dalam Lomba Menulis ISDS ini.

Juri lainnya dari ISDS dan Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika (Aspasaf) Kementerian Luar Negeri RI, Santo Darmosumarto.

Dalam sektor pertahanan, Curie menyoroti kolaborasi pengembangan pesawat tempur KF-21 Boramae sebagai proyek strategis bagi kemandirian industri pertahanan Indonesia, meskipun ekspektasi awal perlu disesuaikan dengan realitas terkini.

“Pengembangan KF-21 tetap strategis meski mungkin manfaat yang akan didapat tidak sama seperti yang diperhitungkan di awal. Harapannya, penambahan mitra baru dalam pengembangan versi lanjutan KF-21 akan mengurangi cost share dan risiko kegagalan yang ditanggung kedua negara,” jelas Curie.

Dia menilai AI dan keamanan siber kini menjadi variabel utama dalam menentukan kekuatan nasional suatu negara. Teknologi tersebut tidak hanya memperkuat kemampuan militer, tetapi juga menjadi fondasi daya saing ekonomi.

Pengalaman konflik modern, seperti perang di Ukraina dan Gaza, menunjukkan bahwa AI dan sistem siber memberikan keunggulan dalam pengumpulan data, analisis cepat, serta perluasan cakupan target operasi militer.

Pada akhirnya, lanjut Curie, kemitraan yang disepakati harus diimplementasikan oleh manusia.

‘’Ada banyak faktor yang memengaruhi sukses/gagalnya. Bukan hanya meniscayakan keahlian dan pengetahuan SDM untuk menjembatani kolaborasi dan alih teknologi, tetapi juga rasa saling percaya dan memahami budaya kerja masing-masing bangsa. Inilah kenapa pertukaran budaya dan pengembangan SDM menjadi strategis,’’ jelasnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved