Kamis, 23 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Militer AS Cegat 3 Kapal Iran di Perairan Dekat Malaysia, India, dan Sri Lanka

Sumber-sumber perkapalan mengatakan bahwa pasukan AS mungkin telah mencegat kapal tanker Derya berbendera Iran.

Editor: Hasanudin Aco
Foto arsip: X/Konsulat Iran Hyderabad via CNA
Kapal tanker super berbendera Iran, Dorena, dicegat di lepas pantai India Selatan pada 19 April 2026, di tengah blokade angkatan laut AS. 

Update informasi konflik Timur Tengah siang ini :

  •  Jangka waktu tidak pasti: Presiden AS Donald Trump mengatakan tidak ada tenggat waktu untuk mengakhiri perang dengan Iran.
  • Kebuntuan maritim: Presiden Iran mengatakan blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran merupakan hambatan utama bagi perundingan. Blokade tersebut juga yang mencegah pembukaan kembali Selat Hormuz, kata negosiator utama Iran.
  • Pembicaraan Israel-Lebanon: AS akan menjadi tuan rumah putaran kedua pembicaraan antara kedua negara tetangga di Timur Tengah ini hari ini di tengah gencatan senjata yang rapuh di Lebanon yang telah diwarnai serangan oleh Israel dan Hizbullah yang didukung Iran.
  • Saling sita kapal : Militer AS menyita kapal-kapal Iran yang berlayar di perairan internasional. Sementara militer Iran menyita kapal-kapal sekutu AS yang memaksa memasuki Selat Hormuz.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Militer Amerika Serikat (AS) mencegat setidaknya tiga kapal tanker berbendera Iran di perairan Asia  di dekat India, Malaysia, dan Sri Lanka.

Demikian  menurut sumber-sumber perkapalan dan keamanan pada Kamis (23/4/2026) seperti dikutip dari Reuters.

AS telah memberlakukan blokade terhadap perdagangan laut Iran.

Sementara Iran menembaki kapal-kapal  yang hendak berlayar melalui Selat Hormuz.

Hampir dua bulan setelah AS dan Israel memulai perang terhadap Iran, hanya ada sedikit tanda-tanda perundingan perdamaian akan dilanjutkan.

Penutupan Selat Hormuz  telah mengganggu pasokan seperlima dari cadangan minyak dan gas dunia dan menyebabkan krisis energi global. 

Pasukan AS terus merazia kapal-kapal Iran di perairan internasional.

Iran mengatakan telah menangkap dua kapal kontainer yang berusaha keluar dari Teluk melalui Selat Hormuz pada hari Rabu kemarin setelah menembaki kapal-kapal tersebut. Dimana satu diantara kapal itu milik Israel.

Baca juga: IRGC Iran Sita Kapal Israel yang Lewat Selat Hormuz, Satu Kapal Lainnya Ditembaki

Menurut dua sumber perkapalan AS dan India serta dua sumber keamanan maritim Barat yang berbicara kepada Reuters pada hari Rabu menjelaskan  AS telah mengalihkan setidaknya tiga kapal tanker minyak berbendera Iran lagi dalam beberapa hari terakhir.

Militer AS tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai pencegatan tersebut.

Adapun tiga kapal Iran yang dicegat militer AS di laut Asia adalah :

  1. Kapal tanker super Deep Sea berbendera Iran, yang sebagian muatannya berupa minyak mentah dan terakhir terlihat di transponder pelacak publiknya di lepas pantai Malaysia seminggu yang lalu, menurut sumber dan data pelacakan kapal di platform MarineTraffic.
  2.  Kapal Sevin yang lebih kecil, berbendera Iran, yang memiliki kapasitas maksimum 1 juta barel dan membawa 65 persen muatannya, juga dicegat.  Kapal tersebut terakhir terlihat di lepas pantai Malaysia sebulan yang lalu, menurut data pelacakan kapal.
  3. Kapal tanker super berbendera Iran, Dorena, juga dicegat, dengan muatan penuh 2 juta barel minyak mentah, dan terakhir terlihat di lepas pantai India selatan tiga hari yang lalu, menurut sumber dan data pelacakan kapal di platform MarineTraffic.

Komando Pusat AS mengatakan pada hari Rabu dalam sebuah unggahan di X bahwa Dorena telah dikawal oleh kapal perusak Angkatan Laut AS di Samudra Hindia setelah mencoba melanggar blokade.

Sumber-sumber perkapalan mengatakan bahwa pasukan AS mungkin telah mencegat kapal tanker Derya berbendera Iran.

Kapal tersebut gagal membongkar muatan minyak Iran di India sebelum masa berlaku izin AS atas pembelian minyak mentah Iran berakhir pada hari Minggu.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved