Hari Buruh
May Day 2026 di Monas dan Kejutan dari Presiden Prabowo untuk Buruh
May Day 2026 bakal spesial karena Presiden Prabowo Subianto sudah menyiapkan kejutan untuk kaum buruh yang hadir di Monas.
Meskipun demikian, Andi Gani menyatakan penghormatan terhadap serikat pekerja yang memilih menggelar kegiatan di lokasi lain.
"Kalaupun ada kawan-kawan yang melaksanakan kegiatan lain di luar Monas, kami tetap menghormati dan menghargai sikap tersebut. Tetapi tentu tidak mengurangi hakikat persatuan dan kesatuan buruh," tuturnya.
Perayaan May Day 2026 Tanpa Uang Negara
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea memastikan, perayaan dengan jumlah massa besar tersebut tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Saya tegaskan, biaya May Day tahun ini tidak menggunakan APBN kementerian manapun, tidak ada. Tidak ada dana negara dipakai sepeser pun, saya tahu persis," tegas Andi Gani dikutip Kamis (30/4/2026).
Ia menjelaskan, seluruh kebutuhan acara bersumber dari swadaya dan gotong royong pihak-pihak yang mendukung gerakan buruh.
"Itu berdasarkan dari tangan-tangan baik yang sayang pada pergerakan buruh Indonesia. Jadi tidak ada dana Kemnaker, dana Menko Perekonomian, atau dana apa pun," ujarnya.
Menurut Andi Gani, berbagai fasilitas seperti kaos, payung, panggung acara, hingga konsumsi peserta disiapkan tanpa keterlibatan anggaran negara.
Bahkan, Presiden Prabowo Subianto yang justru menghadiahkan kaos dan payung bagi para buruh yang hadir.
Andi Gani menambahkan, desain kaos dan payung tersebut merupakan hasil arahan langsung Presiden sejak Maret lalu, mencakup pemilihan warna hingga tulisan.
Pemerintah Berdiri Bersama Buruh
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari memastikan Presiden RI Prabowo Subianto akan menghiri langsung peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada Jumat (1/5/2026).
Adapun perayaan May Day tersebut akan digelar di Lapangan Monas, Jakarta.
Qodari menyebut, kehadiran Prabowo dalam perayaan May Day nantinya akan menjadi cerminan kalau pemerintah berdiri bersama buruh.
"Pemerintah ingin menegaskan satu hal, bahwa posisi pemerintah bukan berhadapan dengan buruh, melainkan berdiri bersama buruh," kata Qodari dalam keterangan resminya, Rabu (29/4/2026).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/may-day-2026-monas-dan-hadiah-prabowo.jpg)