Kamis, 7 Mei 2026

Kemenkes Kirim Tim Terpadu Selidiki Kematian dr Myta, Dokter Internship di RSUD KH Daud Arif Jambi

Kemenkes mengirimkan tim investigasi terpadu untuk mengusut kasus wafatnya dokter Myta Aprilia Azmy, seorang dokter internship di Jambi.

Tayang:
Editor: Adi Suhendi
TribunJambi/Sopianto
DOKTER MAGANG - Potret RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. Kemenkes menurunkan tim untuk mengusut kematian dokter Myta Aprilia Azmy, seorang dokter internship di Jambi. 

Ringkasan Berita:
  • Peristiwa kematian dokter Myta menjadi perhatian serius Kemenkes karena menyangkut keselamatan tenaga medis muda yang tengah menjalani program internsip
  • Kemenkes akan mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak usut kematian dokter Myta
  • Kemenkes akan memperkuat mekanisme skrining kesehatan, monitoring peserta, serta perlindungan bagi dokter internship agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengirimkan tim investigasi terpadu untuk mengusut kasus wafatnya dokter Myta Aprilia Azmy, seorang dokter internship di Jambi.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman menyebut peristiwa kematian dokter Myta menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan tenaga medis muda yang tengah menjalani program internsip.

"Kami sudah mengirimkan tim investigasi terpadu yang terdiri dari Inspektorat Jenderal, Ditjen SDM Kesehatan, Ditjen Kesehatan Lanjutan, dan tim ahli profesi untuk melakukan penelusuran menyeluruh," kata Aji saat dikonfirmasi Sabtu (2/5/2026).

Penyelidikan mencakup berbagai aspek penting, seperti pelayanan medis yang diterima, tata kelola wahana internsip, beban kerja peserta, sistem pendampingan, hingga proses skrining kesehatan sebelum penempatan.

Selain itu, pihak Kemenkes akan melakukan audit rekam medis serta penelusuran proses medical check-up.

Baca juga: Dokter Internship RSUD di Jambi Meninggal, IKA FK Unsri Sebut Korban Dipaksa Masuk Saat Sesak Napas

"Kemenkes menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya dr Myta Aprilia Azmy serta belasungkawa kepada keluarga dan rekan sejawat. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mengungkap fakta di balik kejadian tersebut secara transparan dan menyeluruh," tegas dia.

Pihaknya Kemenkes juga akan mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak, termasuk keluarga, rekan sejawat, pendamping internship, serta tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan dokter Myta.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap informasi yang diperoleh akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Terkait kondisi kesehatan almarhumah, termasuk dugaan adanya penyakit penyerta, Aji  menegaskan, tidak akan berspekulasi.

"Semua informasi akan diverifikasi terlebih dahulu dan disampaikan setelah proses investigasi selesai," ujar dia.

Baca juga: Sosok Citra Mahasiswi Asal Jambi Korban Meninggal, Sempat Ragu Ambil Beasiswa di STMA Trisakti

Jika nantinya ditemukan adanya ketidaksesuaian standar atau kelalaian, Kemenkes memastikan akan mengambil tindakan tegas.

Sanksi yang disiapkan mencakup pembekuan sementara wahana internsip maupun fasilitas kesehatan terkait hingga proses evaluasi dan perbaikan selesai dilakukan.

Hasil investigasi ini diharapkan tidak hanya memberikan kejelasan atas kasus yang terjadi, tetapi juga menjadi dasar perbaikan sistem secara nasional.

Kemenkes menegaskan akan memperkuat mekanisme skrining kesehatan, monitoring peserta, serta perlindungan bagi dokter internship agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Diadukan ke Menteri Kesehatan

Dokter Myta Aprilia Azmy meninggal dunia pada Jumat (1/5/2026).

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved