Jumat, 8 Mei 2026

Aktivis KontraS Disiram Air Keras

Dugaan Penyiraman Air Keras dan Laporan Satpam Hotel, Pakar Minta Semua Diproses Objektif

Proses hukum tidak boleh berjalan tebang pilih dan wajib menjunjung prinsip equality before the law.

Tayang:
(KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO)
AKTIVIS GERUDUK RAPAT RUU TNI - RYK, petugas keamanan Hotel Fairmont Jakarta, merasa dirugikan setelah aktivis Koalisi Masyarakat Sipil menggeruduk lokasi pembahasan RUU TNI di Hotel Fairmont, Jakarta, pada Sabtu (15/3/2025). Atas dasar itu, RYK melaporkan kepada aparat Polda Metro Jaya. 

Agus Widjajanto menilai laporan tersebut tetap harus diproses secara profesional dan objektif sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

“Kalau memang ada dugaan pelanggaran hukum saat peristiwa di Hotel Fairmont, maka prosesnya harus berjalan. Tetapi kalau ternyata tidak cukup bukti, polisi juga harus menjelaskan secara terbuka. Kepastian hukum itu penting,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa penegakan hukum yang konsisten akan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi negara.

“Jangan sampai masyarakat melihat hukum hanya aktif ketika viral di media massa yang kadang untuk kepentingan tertentu, tetapi melemah ketika menyangkut perkara yang tidak diviralkan," kata Agus.

"Negara hukum harus berdiri di atas prinsip keadilan dan persamaan hak seluruh warga negara, berdasarkan due process of law agar intitusi penegak hukum mempunyai marwah keadilan yang bisa dibanggakan masyarakat yang selalu menjunjung tinggi persamaan di depan hukum bagi seluruh warga negara," ujar Agus. (*)

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved