Sabtu, 16 Mei 2026

PDIP Setuju Prabowo: Bung Karno Bukan Milik Satu Partai

Prabowo menyatakan bahwa dirinya banyak memetik pelajaran berharga dari ajaran-ajaran yang ditinggalkan oleh Bung Karno. 

Tayang:
Arsip Nasional Republik Indonesia
SOEKARNO SIDANG PBB - Presiden pertama RI. Soekarno berpidato pada sidang umum ke-15 PBB di New York pada 30 September 1960. Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Guntur Romli, merespon pidato Presiden Prabowo Subianto yang menyebutkan Presiden pertama RI, Soekarno atau Bung Karno merupakan pahlawan milik seluruh bangsa Indonesia dan bukan milik satu partai politik tertentu.  

"Bung Karno, Bung Hatta, milik seluruh rakyat Indonesia, semuanya. Syahrir, semua. Jadi kita, di situ kehebatan kita kalau kita mau hebat, kalau kita mau maju, ya. Jadi kita, ambil kekuatan dari semua pihak. Itu dahsyat Indonesia itu," kata Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo mengatakan bahwa nilai-nilai persatuan inilah yang harus terus dijaga oleh seluruh elemen kepemimpinan nasional. Konsep menghormati sejarah dan merangkul semua pihak dinilai sebagai modal utama agar Indonesia mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan geopolitik dunia yang kian dinamis.

"Paham saya adalah paham pendiri bangsa kita. Kita hormati semua, 1.000 kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak. Kita hormati semua," ucapnya.

Baca juga: Profil HOS Tjokroaminoto, Pahlawan Pergerakan Nasional dan Guru Soekarno, Kakek Buyut Maia Estianty

Prabowo mengingatkan bahwa esensi utama budaya Indonesia adalah saling menghormati, baik kepada orang tua, guru, maupun para pahlawan. Sikap ini harus tercermin dalam pola kepemimpinan nasional yang sepenuhnya didedikasikan untuk melindungi dan memakmurkan rakyat kecil.

"Ajaran kita, ajaran kiai-kiai kita, ajaran orang tua kita adalah hormat kepada orang tua, hormat kepada guru, hormat kepada tamu. Itulah Indonesia, bahwa kita hormat," pungkasnya.
 

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved