Apa Itu Nutri-Level? Ini Arti Huruf A-D dan Batas Gulanya
Label Nutri-Level mulai ramai di minuman kekinian. Ini arti huruf A-D dan batas gula menurut Kemenkes.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Ramai di media sosial, sejumlah warganet mulai menyoroti label Nutri-Level yang muncul pada menu minuman di gerai kopi dan minuman kekinian seperti Fore.
Label ini menjadi perhatian karena menampilkan huruf A hingga D dengan warna berbeda yang menunjukkan kandungan gizi pada minuman.
Nutri-Level sendiri merupakan aturan baru dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk membantu masyarakat lebih memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada minuman siap saji.
Aturan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 tentang pencantuman label gizi dan pesan kesehatan pada pangan siap saji yang diterbitkan pada 14 April 2026.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, kebijakan ini dibuat sebagai langkah edukasi agar masyarakat tidak mengonsumsi gula, garam, dan lemak secara berlebihan.
Konsumsi GGL yang tinggi diketahui dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit tidak menular seperti obesitas, hipertensi, penyakit jantung, stroke, hingga diabetes tipe 2.
Pada tahap awal, aturan ini diterapkan untuk usaha siap saji skala besar, terutama yang menjual minuman berpemanis seperti boba, kopi susu aren, teh tarik, hingga jus.
Sementara usaha mikro, kecil, dan menengah seperti warteg, gerobak, atau restoran sederhana belum menjadi target penerapan awal.
Label Nutri-Level nantinya bisa dicantumkan di berbagai media informasi, mulai dari daftar menu, kemasan minuman, brosur, spanduk, leaflet, hingga aplikasi pemesanan online.
Nutri-Level dibagi menjadi empat kategori, yakni level A berwarna hijau tua, level B hijau muda, level C kuning, dan level D merah.
Semakin mendekati level A, maka kandungan gula, garam, dan lemak pada minuman tersebut semakin rendah.
Baca juga: Kemenkes Awasi Minuman Manis, Label Nutri-Level Disebut Bisa Tekan Risiko Stroke hingga Gagal Ginjal
Sebaliknya, level D menunjukkan kandungan yang lebih tinggi.
Penentuan level dilakukan berdasarkan kandungan gula, garam, dan lemak jenuh per 100 mL minuman.
Kandungan Gula
Untuk kandungan gula, level A diberikan pada minuman dengan gula maksimal 1 gram tanpa pemanis tambahan.
Level B memiliki kandungan gula lebih dari 1 hingga 5 gram, level C lebih dari 5 hingga 10 gram, dan level D lebih dari 10 gram.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Apa-Itu-Nutri-Level-Ini-Arti-Huruf-A-D-dan-Batas-Gulanya.jpg)