Selasa, 19 Mei 2026

Pemindahan Ibu Kota Negara

Daripada Mangkrak, PDIP Minta Gibran Berkantor di IKN

Komarudin mengatakan, biaya perawatan kawasan IKN akan terus membengkak apabila tidak ada aktivitas pemerintahan yang berjalan di sana.

Tayang:
Sekretariat Wakil Presiden
TINJAU IKN - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau Pembangunan Kawasan Legislatif IKN, Kalimantan Timur, Rabu (31/12/2025). Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Komarudin Watubun, menyarankan agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) guna memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun di kawasan tersebut. 

Pemohon menilai ada disharmoni hukum lantaran UU Provinsi Daerah Khusus Jakarta (UU DKJ) sudah menghapus status Jakarta sebagai ibu kota, sementara Keppres pemindahan ke IKN belum juga diterbitkan. 

Hal ini dikhawatirkan memunculkan ketidakjelasan status ibu kota negara.

Baca juga: Anggota DPR Soroti Bahaya IKN Terbengkalai hingga Terancam Jadi Kota Hantu

Namun, Hakim Konstitusi Guntur Hamzah menyatakan kekhawatiran tersebut tidak beralasan. Ia menjelaskan bahwa status hukum Jakarta sebagai ibu kota terikat pada mekanisme "pemicu" yang bersifat berurutan.

Meski secara legal dan politik IKN telah ditetapkan sebagai ibu kota negara baru, proses pemindahannya mutlak menunggu Keppres.

"Dengan demikian, dalam batas penalaran yang wajar, selama Keputusan Presiden berkenaan dengan pemindahan Ibu Kota Negara dari Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta ke Ibu Kota Nusantara belum ditetapkan, Ibu Kota Negara masih tetap berkedudukan di Jakarta,” ucap Guntur. 

MK menegaskan, norma tentang pemindahan ibu kota baru dianggap mengikat secara substansi ketika Keppres telah diterbitkan oleh Presiden. 

Artinya, pemindahan ibu kota tidak otomatis terjadi hanya karena undang-undangnya sudah disahkan.

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved