Selasa, 19 Mei 2026

Gejolak Rupiah

Primus Yustisio Sarankan Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur Buntut Rupiah Anjlok

Anggota DPR RI Primus Yustisio menyarankan Gubernur BI, Perry Warjiyo mundur akibat melemahnya nilai tukar rupiah.

Tayang:
Tribunnews.com/Bambang Ismoyo - YouTube TV Parlemen
DESAK MUNDUR - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Primus Yustisio (kanan), menyampaikan kritik keras terhadap kinerja Bank Indonesia (BI) di tengah merosotnya nilai tukar rupiah yang menyentuh rekor terendah. Primus terang-terangan menyarankan agar Gubernur BI, Perry Warjiyo (kiri) mengundurkan diri jika tidak mampu menjalankan tugas dengan baik, Senin (18/5/2026). 

Akan tetapi, nilai tukar dolar terhadap rupiah itu menjadi beragam di kios-kios tukar uang asing atau money changer.

Berdasarkan temuan reporter Tribunnewscom di beberapa money changer di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, nilai tukar dolar terhadap rupiah menunjukkan angka yang lebih tinggi dibandingkan dengan patokan angka internasional.

Pada salah satu money changer di wilayah tersebut, nilai tukar dolar AS mencapai Rp17.750. 

Kemudian, money changer di kawasan yang sama menetapkan nilai tukar dolar AS berada di angka Rp17.580.

Sementara itu, untuk money changer yang berada di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, mereka menetapkan nilai tukar dolar AS berada di angka Rp17.670.

Secara umum angka nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memang beragam di setiap kios money changer yang ada di Jakarta.

Ketika disinggung soal adanya perbedaan harga beli dolar tersebut, seorang pegawai money changer mengungkapkan, apa yang tertera saat ini di mesin pencari Google soal informasi nilai tukar rupiah terhadap dolar merupakan rujukan bagi dunia internasional.

Perihal dengan realisasi di pasar kata dia, ditetapkan oleh masing-masing kios money changer.

"Kalau yang di google itu kan rujukan internasional aja, iya memang beda-beda," katanya.

Pada Senin (18/5/2026), rupiah dibuka di level Rp 17.628 per dolar AS.

Ini membuat rupiah melemah 0,18 persen dibanding penutupan Jumat (15/5/2026) yang berada di Rp 17.597 per dolar AS. 

(Tribunnews.com/Gilang P, Rizki Sandi)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved