Kamis, 21 Mei 2026

Aktivis dan Jurnalis RI Ditangkap Israel

Sang Ibu Sedih Dengar Kabar Jurnalis Republika, Abeng & Thoudy Dipastikan Siap Mental Hadapi Israel

Ibunda dari kedua jurnalis Republika tak kuasa membendung air mata mendengar anak-anak mereka diculik oleh tentara zionis.

Tayang:

Redaksi tidak lagi bisa mendapatkan pembaruan posisi maupun kabar terkini terkait kondisi fisik kedua wartawan tersebut.

Komunikasi Terakhir, Pesan Mengejutkan hingga Video SOS 


Stevy menceritakan, komunikasi terakhir dengan Thoudy Badai terjadi pada pukul 14.00 WIB. 

Saat itu, Thoudy melaporkan situasi di sekeliling kapal masih tampak tenang. 

Namun, firasat buruk mulai muncul saat Thoudy memprediksi kemungkinan adanya pencegatan oleh militer Israel pada malam harinya.

Puncaknya, pada pukul 15.20 WIB, Bambang Noroyono atau yang akrab disapa Abeng, mengirimkan pesan singkat yang mengagetkan redaksi.

"Yang dengan Abeng ini menarik karena beberapa menit sebelum komunikasi terakhir memang dia mengirimkan foto sama video bahwa 'Ada kapal perang, Bang'. Begitu dikasih tahu ada kapal perang, kita langsung alert," ujar Stevy dalam wawancara bersama Tribunnews, Selasa (19/5/2026).

Tak lama setelah laporan adanya kapal perang Israel yang mendekat, Abeng mengirimkan video SOS ke redaksi. 

Video tersebut merupakan standar operasional prosedur bagi jurnalis maupun relawan jika berada dalam kondisi darurat atau terancam.

Pencegatan ini diduga terjadi di perairan internasional saat kedua kapal yang membawa ratusan relawan mancanegara itu mulai memasuki zona sensitif menuju Gaza. 

Pihak Republika kini terus berupaya mencari kejelasan melalui jejaring internasional dan pemerintah RI.

"Setelah itu hilang sama sekali sampai sekarang. Kami tidak bisa menghubungi mereka, dan mereka pun tidak bisa menghubungi redaksi," jelasnya. 

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved