Sabtu, 30 Mei 2026

Jawab Kebutuhan Pasar, FEB UIN Jakarta Buka Prodi Magister Manajemen

Rektor UIN Jakarta tekankan pentingnya menanamkan niat baik pengabdian, serta mempererat kerja sama dan kolaborasi lintas sektor.

Tayang:
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Wahyu Aji
HO/IST
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Asep Saepudin dalam acara Konsinyering Penguatan Akademik dan Kelembagaan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) di Bogor, Jawa Barat. Dalam kesempatan tersebut ia meresmikan pembukaan Prodi Magister Manajemen FEB UIN Jakarta. 
Ringkasan Berita:
  • Rektor UIN Jakarta tekankan pentingnya menanamkan niat baik pengabdian, serta mempererat kerja sama dan kolaborasi lintas sektor
  • FEB menjadi motor penggerak utama dalam hal perencanaan, pengelolaan keuangan, serta pengembangan sektor bisnis universitas
  • Rektor menyampaikan apresiasi atas keberhasilan dan kontribusi nyata FEB dalam mendukung universitas


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta kini memiliki Program Magister Manajemen (MM).

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar berharap dengan kehadiran program baru tersebut bisa menjawab kebutuhan pasar menghasilkan lulusan magister yang kompenten.

"Kehadiran Prodi MM diharapkan dapat menjawab kebutuhan pasar, akan lulusan magister yang kompeten, berintegritas, serta mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, dengan ilmu manajemen modern," kata Prof Asep Saepudin Jahar dalam keterangan yang diterima, Minggu (25/5/2026).

Peresmian pembukaan Program Studi Magister Manajemen (MM), FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini dilakukan di sela-sela acara Konsinyering Penguatan Akademik dan Kelembagaan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), yang berlangsung di Bogor, Jawa Barat pada 20–22 Mei 2026.

Prof Asep Saepudin menekankan, pentingnya menanamkan niat baik pengabdian, serta mempererat kerja sama dan kolaborasi lintas sektor, sebagai fondasi utama dalam membangun masa depan FEB.

Rektor mengingatkan, kebersamaan dan kesamaan visi di antara pimpinan prodi dan fakultas adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan dunia akademik modern.

"Membangun institusi yang kokoh, memerlukan niat baik pengabdian yang tulus dari kita semua, serta kolaborasi yang sinergis. Tidak ada ruang untuk bekerja secara parsial. Kemajuan FEB dan UIN Jakarta secara umum, hanya bisa dicapai jika kita bergerak bersama, dalam satu irama kerja yang kolaboratif," ujar Prof Asep Saepudin.

Rektor pun menyampaikan apresiasi atas keberhasilan dan kontribusi nyata FEB dalam mendukung universitas.

"FEB menjadi motor penggerak utama dalam hal perencanaan, pengelolaan keuangan, serta pengembangan sektor bisnis universitas, yang berdampak positif pada penguatan kemandirian finansial UIN Syarif Hidayatullah Jakarta," ucap Prof Asep Saepudin.

Dalam acara turut hadir Dekan FEB, Prof. Dr. Ibnu Qizam, beserta jajaran pimpinan yang meliputi para Wakil Dekan, Ketua Program Studi (Kaprodi), dan Sekretaris Program Studi (Sekprodi) di lingkungan FEB.

Pembukaan prodi baru di FEB UIN Jakarta ini pun diperkuat dengan sesi benchmarking, bersama narasumber utama Prof Amin Wibowo PhD (Board of Directors MBA FEB UGM) yang memaparkan strategi tata kelola pascasarjana bertaraf internasional, guna memberikan peta jalan (roadmap) awal, bagi kesuksesan Magister Manajemen FEB UIN Jakarta ke depan.

Baca juga: Program Doktor Perbankan Syariah FEB UIN Jakarta Raih Akreditasi Unggul dari Lamemba

Melalui konsinyering tersebut, FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berkomitmen penuh, untuk mengonversi arahan Rektor ke dalam langkah-langkah kurikulum, dan tata kelola kelembagaan yang konkret dalam rangka mewujudkan fakultas ekonomi dan bisnis yang unggul, berdaya saing global, dan bereputasi internasional.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved