Rabu, 27 Mei 2026

Idul Adha 2026

Takbiran Idul Adha 2026 Dimulai Kapan? Ini Jadwal dan Bacaannya

Takbiran merupakan tradisi umat Islam untuk mengagungkan kebesaran Allah SWT dengan mengumandangkan kalimat “Allahu Akbar” menjelang hari raya.

Tayang:
Tribunnews/Jeprima
MALAM TAKBIRAN - Aksi pawai kendaraan pada malam takbiran saat acara car free night di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026). Takbiran merupakan tradisi umat Islam untuk mengagungkan kebesaran Allah SWT dengan mengumandangkan kalimat “Allahu Akbar” menjelang hari raya. 

Lantunan takbir ini tidak hanya diucapkan secara lisan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan umat Islam dalam mengagungkan Allah SWT. 

Suara takbir yang menggema menjelang Idul Adha menciptakan suasana haru sekaligus penuh kegembiraan, karena menandai datangnya hari raya kurban.

Makna Takbiran dalam Islam

Takbiran bukan sekadar lantunan suara, tetapi bentuk pengagungan kepada Allah SWT. 

Kata “takbir” berasal dari kata “kabaro” yang berarti membesarkan, dikutip dari https://www.ums.ac.id/.

Dalam konteks ibadah, takbiran menegaskan bahwa hanya Allah yang Maha Besar dan tidak ada sesuatu pun yang layak disandingkan dengan-Nya.

Sejumlah ulama menjelaskan bahwa takbiran juga merupakan bentuk rasa syukur dan pengakuan atas kebesaran Allah SWT. 

Bahkan dalam Al-Qur’an, perintah untuk mengagungkan Allah disebutkan dalam Surah Al-Baqarah ayat 185 sebagai bagian dari ibadah setelah menyempurnakan suatu amal.

Tradisi ini sudah ada sejak masa Rasulullah SAW, di mana para sahabat mengumandangkan takbir dengan suara lantang saat menuju tempat salat Id. 

Kebiasaan tersebut kemudian menjadi bagian dari syiar Islam yang terus dilestarikan hingga sekarang.

Tradisi Takbiran di Indonesia

Di Indonesia, tradisi takbiran berkembang pesat seiring masuknya Islam ke Nusantara sejak abad ke-13. 

Pada masa Kesultanan Demak, takbiran dilakukan di masjid dan alun-alun sebagai bentuk syiar Islam kepada masyarakat luas.

Seiring waktu, tradisi ini berkembang menjadi lebih meriah dengan berbagai bentuk, seperti pawai obor, takbir keliling menggunakan mobil hias, hingga siaran takbiran di televisi dan media digital. 

Meski bentuknya beragam, esensi utamanya tetap sama, yaitu mengagungkan Allah SWT dan menyambut hari raya dengan penuh kegembiraan dan syukur.

(Tribunnews.com/Farra)

Artikel Lain Terkait Idul Adha 2026

Sesuai Minatmu
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved