Senin, 1 Juni 2026

Prabowo Terbang ke Prancis, Seskab: Undangan Sudah Dijadwalkan Sejak Tahun Lalu

Teddy mengatakan kunjungan ini merupakan agenda penting yang sebetulnya sudah direncanakan sejak lama namun terkendala teknis waktu.

Tayang:
Sekretariat Presiden
KUNJUNGAN KERJA - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan kerja ke Perancis. Presiden tiba di Bandara Orly, Paris, Prancis, pada Selasa, (26/5/2026), sekitar pukul 09.50 waktu setempat (WS). 

Ringkasan Berita:
  • Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Bandara Orly, Paris, pada 26 Mei 2026 menandai dimulainya kunjungan resmi kenegaraan di Prancis
  • Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa agenda ini sudah lama direncanakan namun sempat tertunda, dan memiliki nilai geopolitik penting bagi kedua negara.
  • Indonesia dan Prancis disebut memiliki peran saling melengkapi dalam hubungan global: Indonesia sebagai gerbang Eropa ke Asia, sementara Prancis sebagai pintu Asia Tenggara ke Eropa. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto akhirnya tiba di Bandara Orly, Paris, Prancis, pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 waktu setempat. Kedatangan ini menandai dimulainya rangkaian kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo di negara mode tersebut.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan agenda penting yang sebetulnya sudah direncanakan sejak lama namun terkendala teknis waktu.

“Kunjungan resmi kenegaraan (state visit) Presiden Prabowo di Prancis yang undangannya telah diagendakan sejak tahun lalu dan sempat mengalami beberapa kali penjadwalan ulang," ungkap Teddy Indra Wijaya melalui keterangannya, Kamis (26/5/2026).

Lebih lanjut, Teddy menjelaskan bahwa kunjungan ini memiliki nilai geopolitik yang sangat krusial bagi kedua negara. 

Saat ini, Indonesia dan Prancis tengah menjalin banyak kerja sama super strategis yang diharapkan dapat mendongkrak posisi tawar Indonesia di mata dunia.

“Indonesia dan Prancis memiliki peran yang saling melengkapi dalam hubungan global. Indonesia menjadi salah satu gerbang utama hubungan Eropa ke Asia, sementara Prancis merupakan gerbang penting bagi hubungan Asia khususnya Asia Tenggara menuju kawasan Eropa," jelas Teddy.

Dengan adanya kunjungan ini, Teddy berharap posisi Indonesia di kancah Eropa, khususnya dalam kemitraan bersama Prancis, akan menjadi semakin kuat dan solid.

Setibanya di Paris, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Menteri Tenaga Kerja Prancis beserta regu jajar kehormatan. Selain itu, ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) juga dilaporkan telah memadati hotel tempat Presiden menginap sejak pagi hari.

Sebelum memulai rangkaian acara resmi kenegaraan, Presiden Prabowo dijadwalkan akan melaksanakan salat Iduladha serta menggelar acara silaturahmi dengan masyarakat Indonesia di Wisma KBRI Paris.

Salat Id di Prancis

Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengatakan bahwa Presiden Prabowo bertolak ke Perancis pada Senin malam.

Presiden akan menyesuaikan ibadah Iduladha  saat berada di Perancis.

"Bapak presiden kan semalam sudah melakukan kunjungan kerja ke luar negeri ya ke Prancis, jadi tentu akan menyesuaikan karena hari Rabu masih ada di sana, jadi tentu akan menyesuaikan situasi di sana. nanti kita tunggu aja," kata Juri di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (26/5/2026).

Meskipun demikian Juri tidak membeberkan mengenai agenda Presiden di Perancis. Hal itu kata dia akan disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Sugiono.

"Pak Menlu yang akan menjelaskan," katanya.

Untuk diketahui dalam perayaan Iduladha tahun ini, Presiden Prabowo menyumbang 1098 sapi.

Sapi tersebut disalurkan kepada seluruh daerah di Indonesia, pesantren, tokoh agama, dan lainnya. Sapi yang disumbangkan Presiden memiliki bobot standar 800 kilogram hingga 1,3 ton.

Sapi yang disumbangkan Presiden pada Idul Adha kali ini terdiri berbagai jeni

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved