Sabtu, 30 Mei 2026

Menghitung Biaya Kuliah di Rusia, Lebih Murah dari Jakarta?

Tribunnews.com Network diberi kesempatan mengunjungi tiga kota di Rusia untuk melihat dari dekat sistem pendidikan di negara itu.

Tayang:
Editor: Hasanudin Aco
Tribunnews.com/Hasanudin Aco
Mahasiswa Indonesia yang kuliah di Universitas Pertambangan Catherine II Saint Petersburg Rusia. 

Universitas Pertambangan Saint Petersburg Empress Catherine II lembaga pendidikan teknik tinggi pertama di Rusia.

Didirikan pada tahun 1773 atas dekrit Empress Catherine II, universitas ini merupakan salah satu universitas teknik tertua di dunia.

Merupakan pusat ilmiah dan pendidikan tingkat lanjut yang menyediakan pelatihan teknik di bidang pertambangan dan minyak & gas, konstruksi dan arsitektur, elektronika, mekanika, energi, dan ilmu material, metalurgi dan teknologi kimia, geologi dan geoekologi, TI, ekonomi, dan manajemen – semuanya berfokus pada sektor sumber daya mineral.

Sementara Universitas Negeri Saint Petersburg   menawarkan lebih dari 600 program sarjana, spesialis, magister, dan doktoral.

SPbU terdiri dari 12 institut, 16 fakultas, sebuah perguruan tinggi, sebuah Gimnasium Akademik, Pusat Pelatihan Militer, dan Departemen Pendidikan Jasmani dan Olahraga di seluruh universitas.

Kampus-kampus Universitas terletak di pusat bersejarah St. Petersburg dan di kompleks pendidikan dan penelitian modern di Peterhof.

Baca juga: Mengunjungi 3 Kampus Kelas Dunia di Moskow yang Melahirkan Para Astronot hingga Ahli Genetika Global

Biaya hidup terjangkau tak hanya di Kota St. Petersburg

Di Kota Tomsk, Rusia, juga demikian.

Seorang mahasiswa asal Indonesia yang kuliah di Kota Tomsk, Rusia, membayar biaya sewa apartemen Rp 300 ribu per bulan.

"Kalau untuk biaya hidup, makan dan sebagainya tergantung pribadi masing-masing. Kalau kami biasanya masak sendiri jadi setiap bulan mungkin kami habiskan sekitar Rp 1,5 juta atau Rp 2 juta," kata Abdurrahman Nabil H mahasiswa Advertising dan Public Relation Universitas Negeri Tomsk Rusia.

Mahasiswa lainnya, Putra yang kuliah di Jurusan Rekayasa Peternakan mengatakan biaya hidup di Rusia tidak semahal dengan Eropa timur.

"Di sini sebulan habis Rp 1 sampai 2 juta. Lainnya dicover beasiswa," katanya.

tomsk asramad
Universitas Negeri Tomsk (TSU)   juga menyediakan apartemen mahasiswa. /Foto: Hasanuddin Aco

Universitas Negeri Tomsk (TSU) di Rusia juga menyediakan apartemen mahasiswa.

Tribunnews.com mengunjungi apartemen tersebut dilengkapi berbagai sarana dan prasarana pendukung.

Dengan biaya murah  sekitar 1.000 hingga 2.500 Rubel per bulan.

Satu kamar umumnya ditempati oleh 3–4 mahasiswa.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved