Mesra dengan PDIP, Pengamat Nilai Prabowo Bakal Dihadapkan pada Manuver Baru Jokowi
Bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Jokowi dilaporkan tengah bersiap menggelar tur keliling Indonesia.
Situasi ini menempatkan Prabowo pada posisi yang sangat kompleks. Di satu sisi, ia membutuhkan legitimasi politik PDIP di parlemen.
Di sisi lain, ia tidak mungkin mendepak jejaring serta basis massa militan yang dibangunnya bersama Jokowi.
"Prabowo itu politisi yang tahu betul cara menjaga hubungan di banyak arah sekaligus. Tapi sekarang, dos arah itu mulai bergerak ke tujuan yang berbeda. PDI Perjuangan makin mesra, Jokowi makin aktif. Dan Prabowo ada di tengah. Apakah ini masalah? Belum tentu. Tapi apakah ini ujian? Sudah pasti. Yang menarik justru bukan siapa yang dipilih Prabowo, melainkan seberapa lama ia bisa menjaga keseimbangan itu," ujar Hensa.
Baca juga: Jokowi Tak Terima Undangan, Prabowo-Megawati Gandengan Tangan Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
Ia mengatakan dua kutub politik ini diperkirakan akan terus bergesekan. Pilihan-pilihan geopolitik domestik yang diambil Prabowo ke depan akan menjadi penentu tensi politik nasional, sekaligus arsitek utama yang membentuk wajah koalisi menyongsong pemilu mendatang.
"Ya kita lihat nanti saja perkembangannya. Yang jelas, apa yang sedang terjadi sekarang ini bisa jadi pembuka dari fase paling panas perpolitikan kita menuju 2029. Dan para pemain utamanya sudah mulai mengambil posisi masing-masing, sadar atau tidak," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Kelima Megawati Soekarnoputri hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin, (1/6/2026).
Megawati yang mengenakan dres dan selendang merah tampak senyum sumringah sambil berbincang singkat dengan Presiden Prabowo.
Awalnya setelah upacara selesai, Prabowo turun dari mimbar upacara. Presiden kemudian langsung menghampiri para tamu undangan. Presiden menghampiri Megawati yang berdiri di sebelah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla.
Prabowo lalu menyalaminya, dan berbincang singkat. Megawati tampak tersenyum saat berbincang tersebut. Setelah itu Presiden lalu menyalami Wapres Gibran dan tamu undangan lainnya.
Setelah itu Presiden mempersilahkan Megawati untuk masuk ke dalam Gedung Pancasila. Di dalam gedung, Prabowotampak menggandeng pimpinan partai oposisi PDIP tersebut. Perbincangan antara Prabowo dengan mantan pemimpin bangsa kemudian berlanjut di dalam Gedung Pancasila. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Presiden-Prabowo-Subianto-gandeng-tangan-Presiden-Kelima-Megawati-21.jpg)