Rabu, 3 Juni 2026

Pimpinan BGN Diganti

BREAKING NEWS: Kejaksaan Agung Geledah Kantor BGN

Informasi terkait penggeledahan itu diungkapkan oleh Plh Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Mohammad Jeffry saat dikonfirmasi.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fahmi Ramadhan
Editor: Hasanudin Aco
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
DEMO DI KANTOR MBG — Sejumlah kelompok ibu-ibu dari Aliansi Ibu Indonesia dan Suara Ibu Indonesia menggelar aksi protes di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/10/2025) lalu. Pagi ini Kejaksaan Agung menggeledah kantor BGN namun belum dijelaskan tujuan dari penggeledahan itu. 

Sony kemudian menjawab isu itu  dalam konferensi pers yang diadakan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (25/5/2026). 

Dia membantah terkena OTT.

"Saya responsnya hari ini ada di sini, berbicara dengan rekan-rekan," ujarnya dalam konferensi pers seperti dikutip dari Kompas.TV.

Operasi Tangkap Tangan atau OTT adalah istilah populer yang sering digunakan oleh media untuk menyebut tindakan penangkapan langsung terhadap seseorang yang sedang atau baru saja melakukan tindak pidana, terutama kasus korupsi atau suap.

Tak hanya Sony, Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang kini menjabat Kepala BGN yang baru juga tak luput dari isu OTT aparat penegak hukum.

KEPALA BGN DICOPOT - Presiden RI Prabowo Subianto bersama Kepala BGN Dadan Hindayana saat mengunjungi siswa korban korban kecelakaan mobil pengangkut makanan MBG di RS Koja, Jakarta Utara, Selasa (16/12/2025). Pada 2 Juni 2026, Presiden Prabowo mencopot Dadan dari jabatan Kepala BGN, tak lama setelah kepulangan dari ibadah haji dan usai mendampingi kunjungan ke SPPG Palmerah, Jakarta Barat.
Presiden RI Prabowo Subianto bersama Kepala BGN Dadan Hindayana saat mengunjungi siswa korban korban kecelakaan mobil pengangkut makanan MBG di RS Koja, Jakarta Utara, Selasa (16/12/2025). Pada 2 Juni 2026, Presiden Prabowo mencopot Dadan dari jabatan Kepala BGN, tak lama setelah kepulangan dari ibadah haji dan usai mendampingi kunjungan ke SPPG Palmerah, Jakarta Barat. (Kompas.com/Tim Media Prabowo Subianto)

Istana Jelaskan Alasan Pergantian Pejabat BGN

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi angkat bicara soal pergantian tiga pejabat BGN.

Dia berbicara perihal dugaan jual beli titik dapur SPPG atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) adalah fasilitas pengolahan makanan di bawah naungan BGN  yang didirikan untuk memproduksi dan mendistribusikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah-sekolah.

Prasetyo menegaskan bahwa saat ini sedang dilakukan audit internal di BGN mengenai dugaan jual beli titik dapur MBG.

“Semua sedang dalam proses audit internal. Itu adalah bagian dari, sekali lagi kami sampaikan, bagian dari monitoring dan evaluasi terus menerus yang kita lakukan,” ujar Prasetyo.

Menurut Prasetyo pemerintah ingin BGN selalu menjalankan tugas dan fungsi sebaik mungkin.

 

 

 

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved