Kasus Korupsi di BGN
Kilas Balik Polemik Pengadaan Motor Listrik yang Buat Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi MBG
Berikut rangkuman terkait awal mula polemik pengadaan motor listrik BGN yang berujung membuat Dadan dkk terjerat kasus korupsi MBG.
Ringkasan Berita:
- Pengadaan motor listrik menjadi salah satu penyebab Dadan Hindayana dkk menjadi tersangka dugaan kasus korupsi MBG.
- Adapun pengadaan motor listrik sebanyak lebih dari 20 ribu unit itu sempat menjadi polemik.
- Contohnya, DPR menyebut bahwa pengadaan yang dianggarkan sebesar Rp1,2 triliun itu tidak pernah dilaporkan.
- Selain itu, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa juga sempat menolak adanya pengadaan motor listrik tersebut karena dianggap tidak terlalu dibutuhkan.
TRIBUNNEWS.COM - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, dan mantan dua wakilnya, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung terkait kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ada berbagai dugaan tindakan korupsi yang dilakukan Dadan dkk terkait program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini.
Salah satunya soal dugaan mark up pengadaan motor listrik sejumlah 21.801 unit.
Adapun pengadaan barang tersebut sebenarnya memang sudah menuai polemik sebelum penetapan tersangka terhadap Dadan dkk.
Polemik itu berawal pada awal April 2026 lalu ketika viral video di TikTok yang memperlihatkan puluhan ribu unit sepeda motor listrik berlogo BGN.
Perekam kala itu mengklaim bahwa kendaraan tersebut disediakan khusus untuk wilayah Provinsi Jawa Barat.
Viralnya video tersebut sampai membuat berbagai pihak seperti DPR hingga Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara.
Baca juga: Struktur Terbaru dan Profil Pejabat BGN setelah Dadan Hindayana Dicopot dan Ditahan
Selengkapnya berikut kronologi polemik pengadaan puluhan ribu motor listrik BGN yang berujung membuat Dadan dkk ditetapkan sebagai tersangka korupsi.
Berawal dari Video Viral di TikTok
Polemik pengadaan motor listrik BGN ini berawal dari viralnya video yang diunggah oleh akun TikTok bernama @NOVIR007 pada 6 April 2026 lalu.
Dalam video itu, tampak deretan motor listrik yang tertutup plastik tersimpan di sebuah gedung besar.
Perekam mengklaim bahwa kendaraan itu disediakan khusus untuk wilayah Provinsi Jawa Barat.
"Ini ready buat Provinsi Jabar doang ni, ini gudangnya tuh. Hari ini finishing buat Provinsi Jabar. Kalau hoaks jangan bilang ini video AI ya, motornya CRF tuh," ujar perekam dalam video tersebut.
Perekam pun mengklaim bahwa jumlah motor listrik yang berada dalam gudang tersebut sampai 70 ribu unit.
"ini tuh motornya tuh udah ready siap diantar, sampai ke belakang, ada yang bilang juga ini akun fake, tuh motornya motor listrik ya, jadi saya gak perlu ngejelasin berapa kali, tuh mereknya ya biar jelas, oke, ini yang mau di kirim ke jawa barat, siap jalan," katanya.
Viralnya video tersebut akhirnya membuat Dadan yang kala itu masih menjabat sebagai Kepala BGN buka suara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/dadan-digiring-kejaksaan-agung.jpg)