Kasus Korupsi di BGN
Menkeu Purbaya Tanggapi soal Dadan Cs Jadi Tersangka Korupsi MBG hingga Polemik Motor Listrik BGN
Menkeu Purbaya merespons soal penetapan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana menjadi tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG.
Polemik itu berawal pada awal April 2026 lalu ketika viral video di TikTok yang memperlihatkan puluhan ribu unit sepeda motor listrik berlogo BGN.
Perekam kala itu mengklaim bahwa kendaraan tersebut disediakan khusus untuk wilayah Provinsi Jawa Barat.
Viralnya video tersebut sampai membuat berbagai pihak seperti DPR hingga Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara.
Baca juga: Pernah Disorot KPK dan Diawasi Kejagung, Program MBG Kini Seret Dadan Cs ke Kasus Korupsi
Berawal dari Video Viral di TikTok
Polemik pengadaan motor listrik BGN ini berawal dari viralnya video yang diunggah oleh akun TikTok bernama @NOVIR007 pada 6 April 2026 lalu.
Dalam video itu, tampak deretan motor listrik yang tertutup plastik tersimpan di sebuah gedung besar.
Perekam mengklaim bahwa kendaraan itu disediakan khusus untuk wilayah Provinsi Jawa Barat.
"Ini ready buat Provinsi Jabar doang ni, ini gudangnya tuh. Hari ini finishing buat Provinsi Jabar. Kalau hoaks jangan bilang ini video AI ya, motornya CRF tuh," ujar perekam dalam video tersebut.
Perekam pun mengklaim bahwa jumlah motor listrik yang berada dalam gudang tersebut sampai 70 ribu unit.
Baca juga: Tantangan BGN usai Dadan Cs Jadi Tersangka Korupsi MBG: Pembenahan Sistem, Transparansi Tata Kelola
"Ini tuh motornya tuh udah ready siap diantar, sampai ke belakang, ada yang bilang juga ini akun fake, tuh motornya motor listrik ya, jadi saya gak perlu ngejelasin berapa kali, tuh mereknya ya biar jelas, oke, ini yang mau di kirim ke jawa barat, siap jalan," katanya.
Viralnya video tersebut akhirnya membuat Dadan yang kala itu masih menjabat sebagai Kepala BGN buka suara.
Ia pun akhirnya mengakui bahwa motor listrik tersebut memang merupakan pengadaan dari BGN.
Namun, Dadan membantah jumlah motor listrik yang disebutkan oleh perekam dalam video tersebut.
"Informasi 70.000 unit itu tidak benar atau hoaks. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025," kata Dadan pada 7 April 2026.
Baca juga: Struktur Terbaru dan Profil Pejabat BGN setelah Dadan Hindayana Dicopot dan Ditahan
Motor Listrik untuk Kepala SPPG, Harga Per Unit Tembus Rp56 Juta