Demonstrasi di Berbagai Wilayah RI
Demo Mahasiswa 15 Juni 2026 Menggema dari Jakarta hingga Medan, Ini Daftar Tuntutan Mereka
Gelombang demonstrasi mahasiswa kembali mewarnai sejumlah daerah di Indonesia pada Senin (15/6/2026).
Ringkasan Berita:
- Demonstrasi mahasiswa pada 15 Juni 2026 menunjukkan bahwa tekanan terhadap pemerintah tidak lagi hanya berfokus pada satu kebijakan tertentu, melainkan mencakup berbagai persoalan yang dianggap saling berkaitan, mulai dari daya beli masyarakat, pengelolaan anggaran negara, hingga akses pendidikan.
- Mahasiswa berupaya mendorong pemerintah agar lebih responsif terhadap kritik publik dan melakukan evaluasi terhadap kebijakan-kebijakan yang dinilai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gelombang demonstrasi mahasiswa kembali mewarnai sejumlah daerah di Indonesia pada Senin (15/6/2026).
Aksi ini merupakan kelanjutan dari rangkaian protes mahasiswa yang berlangsung sebelumnya, dengan fokus pada isu ekonomi, pendidikan, demokrasi, serta evaluasi berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai membebani masyarakat.
Gelombang demonstrasi pecah selama dua hari terakhir, Jumat hingga Sabtu (13/6/2026), melibatkan massa dari elemen mahasiswa, buruh, dan masyarakat sipil di beberapa daerah.
Mereka turun ke jalan untuk menyuarakan protes terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, inflasi yang menekan daya beli, serta mendesak penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Aksi di Jakarta
Di Jakarta, aksi dipusatkan di depan Istana Negara dan digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bung Karno (UBK), sementara di sejumlah daerah lain seperti Bandung, konsolidasi mahasiswa juga dilakukan untuk menyuarakan tuntutan serupa.
Di ibu kota, BEM UBK mengusung tema "Tata Ulang Indonesia" dan mengajak mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk bergabung.
Massa aksi dijadwalkan mulai bergerak pada pukul 10.00 WIB. Sejumlah kampus lain, termasuk Universitas Pamulang dan Universitas Muhammadiyah Jakarta, disebut ikut melakukan konsolidasi menjelang aksi tersebut.
Mahasiswa akan membawa enam tuntutan utama kepada pemerintah.
- Evaluasi menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih
- Peninjauan kembali Undang-Undang Polri
- Penghentian praktik militerisme di ruang sipil
- Langkah konkret menjaga stabilitas ekonomi dan nilai tukar rupiah
- Jaminan pendidikan yang berkualitas dan terjangka
- Peninjauan kembali kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Menurut para penggagas aksi, tuntutan itu lahir dari kegelisahan terhadap kondisi ekonomi dan arah kebijakan nasional saat ini.
Aksi di Bandung
Sementara itu di Bandung, berbagai elemen mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi sebelumnya telah menggelar aksi di depan Gedung DPRD Jawa Barat dan menyatakan akan terus mengawal isu-isu yang mereka anggap mendesak.
Mahasiswa menyoroti pelemahan kondisi ekonomi, polemik pengesahan UU Polri, serta dampak kenaikan harga BBM terhadap masyarakat.
Aksi di Jawa Barat menjadi bagian dari gerakan yang lebih luas, dengan tuntutan yang relatif sejalan dengan aspirasi mahasiswa di Jakarta.
Aksi di Sumatera Utara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Demonstrasi-BEM-Tuntut-Pemerintah-Perbaiki-Ekonomi_20260612_202513.jpg)