Demonstrasi di Berbagai Wilayah RI
Amnesty Kritik Dugaan Pemasangan Alat Pelacak pada Mobil Eks Ketua BEM UGM
Amnesty International Indonesia menilai dugaan alat pelacak di mobil eks Ketua BEM UGM sebagai bentuk intimidasi terhadap aktivis.
Bahkan, Guntur Romli menyoroti kasus penyiraman air keras terhadap Andre Yunus yang proses hukumnya dinilai tidak adil.
"Kami memandang negara masih setengah hati, melalui "Pengadilan Sandiwara" vonis hukuman pada pelaku sangat ringan yang jauh dari rasa keadilan terhadap korban dan masyarakat," ujarnya.
Karena itu, PDIP mendesak kepolisian untuk segera mengusut tuntas siapa aktor intelektual di balik teror pelacak eks Ketua BEM UGM tersebut.
"Negara tidak boleh kalah oleh pelaku teror, dan aparat tidak boleh tebang pilih demi menjaga ruang aman bagi suara kritis masyarakat," imbuhnya.
(Tribunnews.com/ Chrysnha, Pravitri Retno W/Reynas Abdila, Kompas.com/Wijaya Kusuma)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/usman-hamid-di-depan-istana-1.jpg)