5.000 Peserta Ramaikan Edukasi Blockchain di Web3 Week Asia
i Web3 Week Asia menilai Indonesia merupakan salah satu power house di bidang Web3 dan blockchain.
Ringkasan Berita:
- Sekitar 5.000 peserta dari kalangan mahasiswa, pengembang, investor, hingga pelaku industri, mengeksplorasi peluang masa depan teknologi Web3 di Web3 Week Asia.
- Indonesia merupakan salah satu pusat pertumbuhan di bidang Web3 dan blockchain di dunia karena memiliki potensi talenta dan adopsi pasar yang sangat besar.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Acara edukasi blockchain tahunan Web3 Week Asia yang diikuti 5.000 peserta berhasil digelar pada 20–21 November 2025 di Jakarta.
Para peserta dari kalangan mahasiswa, pengembang, investor, hingga pelaku industri, mengeksplorasi peluang masa depan teknologi Web3. Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi Web3 Week Asia sebagai salah satu konferensi Web3 paling berpengaruh di kawasan Asia.
Kegiatan ini menghadirkan pembicara utama Dandy Yudha Feryawan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta Kalimasada, Co-Founder Akademi Crypto serta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) serta puluhan pembicara ahli dari dalam maupun luar negeri.
Baca juga: Teknologi Verifikasi Pengguna Real-Time Karya Timur Tursunov Jadi Sorotan Dunia Web3
“Acara ini sangat sukses membangun relasi dan memberikan edukasi yang dibutuhkan, baik bagi mahasiswa yang baru mengenal Web3 maupun bagi pelaku pasar yang ingin memperdalam pemahaman mereka. Kami bangga menjadi bagian dari inisiatif ini," ungkap Wook Lee (Kevin), CEO Edena Capital Nusantara.
Penyelenggaraan event tahun ini digarap oleh empat pendiri Web3 Week Asia yakni Alex J. Rumondor, Andreas Tobing, Jodi Kalim, dan Muhammad Rofiq.
Alex menegaskan besarnya potensi Indonesia di kancah Web3 global.
“Indonesia merupakan salah satu power house di bidang Web3 dan blockchain. Potensi talenta dan adopsi pasarnya luar biasa, dan tugas kita bersama adalah membuka jalan melalui edukasi yang tepat,” ujarnya.
Alex juga membagikan kisah awal berdirinya Web3 Week Asia, yang berangkat dari visi untuk menjembatani dunia akademis dengan industri melalui serangkaian roadshow edukasi.
Hingga kini, program tersebut telah hadir di berbagai universitas ternama seperti Binus University, Universitas Indonesia (UI), Universitas Tarumanagara, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Ciputra Surabaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Universitas Gunadarma, dan sejumlah kampus lainnya.
investor, Web3 Week Asia juga menggandeng Kuningan City dalam penyelenggaraan salah satu acara edukasi Web3 terbesar bagi komunitas kripto Indonesia Oktober lalu. Inisiatif ini memperkuat fondasi ekosistem yang lebih sehat, terinformasi, dan berkelanjutan bagi seluruh pelaku industri. (tribunnews/fin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PENGEMBANGAN-BLOCKCHAIN-Dandy-Yudha-Feryawan-dari-Kementerian-Pariwisata-dan-Ekonomi-Kreatif.jpg)