New Carry Jadi Penguasa Pasar Absolut di Segmen Pick Up 1 Ton

Suzuki Indomobil Sales berani memproyeksikan kenaikan market share New Carry di 2021 ini sebesar 65 persen.

Editor: Choirul Arifin
dok. PT SIS
Suzuki New Carry pick up. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak pertama dipasarkan di Indonesia di tahun 1976, Suzuki Carry pick up mendapat tempat di benak konsumen Tanah Air.

Diawali oleh para petani cengkeh di Sulawesi Utara yang menjadi pemakai pertamanya, penggunaan Suzuki Carry pick up yang saat itu meluncur dengan kode produk Suzuki ST10 kemudian meluas ke berbagai daerah.

Kehadiran Suzuki Carry pick up saat itu menemukan momentumnya sebagai moda transportasi niaga ringan karena saat itu Indonesia sedang giat membangun dan masyarakat sedang membutuhkan kendaraan yang lincah untuk membawa muatan.

Suzuki ST10 merupakan generasi pertama Carry dan diimpor ke Indonesia sebagai pick up completely built up (CBU) dari Jepang.

Setahun kemudian atau tepatnya di 1977, Suzuki meluncur generasi kedua Suzuki ST20 yang sudah dirakit lokal. Pick up ini makin populer dengan julukan Truntung dengan desaian yang tetap mempertahankan lampu depan bulat besar.

Baca juga: New Carry Pick Up Facelift Meluncur dengan Tampang Baru, Harga Mulai Rp 152,5 Juta

Pick up dengan mesin 2 tak berkapasitas 550 cc tiga silinder ini diproduksi hingga tujuh tahun kemudian atau hingga 1984.

Memasuki dekade 80-an dan berlanjut dekade 90-an, Carry generasi terbaru menggunakan mesin 4 tak 1000 cc.

Baca juga: New Carry Mendominasi Penjualan Kendaraan Niaga Ringan di Oktober 2020

Tidak hanya tampil dalam wujud pick up, tapi juga menjadi moda transportasi penumpang, termasuk untuk angkutan kota dan angkutan pedesaan lewat kreativitas industri karoseri lokal.

Carry menjelma sebagai tulang punggung penjualan kendaraan roda empat Suzuki di Indonesia setelah penjualannya terus melesat di dekade 2000-an. 

Dalam format pick up New Carry dipasarkan dalam wujud bak standar flat deck dan bak lebar (wide deck) untuk memenuhi kebutuhan pasar. 

"Suzuki New Carry berhasil diterima masyarakat Indonesia. Terlihat penjualan tahun 2019 berhasil meraih pangsa pasar 56,8 persen," ujar Sukma Dewi, Assistant to Department Head Salews 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) di acara diskusi virtual dengan media baru-baru ini di Jakarta.

Sukma Dewi menjelaskan, di tengah Covid 19 kemarin, New Carry juga membantu usaha kecil dan menengah dengan bisnis dan produk komersial.

Terbukti, di sepanjang 2020 kemarin market share New Carry di penjualan nasional mencapai 60,9 persen di segmennya. Artinya, pick up 1 ton ini meraih pangsa pasar absolut di segmennya.

Capaian market share ini diprediksi masih bisa dipacu lebih tinggi lagi tahun ini. Terlebih, ekspektasi pasar terhadap tren pemulihan ekonomi, cenderung positif. Gaikindo juga meramalkan penjualan otomotif roda empat di Indonesia tahun 2021 ini mencapai 750.000 unit. 

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved