Pamor Tesla di Eropa Merosot, Penjualan Ambles 27,9 Persen
Pamor Tesla sebagai merek mobil listrik di Eropa terus merosot dan kian sulit menggaet konsumen di sana.
TRIBUNNEWS.COM - Pamor Tesla sebagai merek mobil listrik di Eropa terus merosot dan kian sulit menggaet konsumen di sana.
Penjualan Tesla di Eropa sudah menunjukkan tren turun bahkan sebelum Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerapkan pajak tinggi terhadap komoditi dari Eropa.
Penjualan Tesla di Uni Eropa (UE) plus Inggris dan kawasan Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa) turun 27,9 persen selama Mei 2025 seperti dikutip Carscoops.
Selama lima bulan berturut-turut produsen mobil tersebut membukukan penurunan angka penjualan konsisten di Eropa.
Penurunan tersebut tidak separah yang terjadi pada bulan-bulan lainnya. Pada bulan Januari, misalnya, penjualan turun hingga 45 persen, pada bulan Februari turun 40 persen dan pada bulan April terbukti membawa bencana, dengan pengiriman berkurang setengahnya.
Rata-rata penjualan Tesla turun 37,1 persen sejak awal tahun, menurut data Association des Constructeurs Européens d'Automobiles atau Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA).
Masih dari data yang sama, penjualan mobil listrik di Eropa melonjak hingga 27,2 persen pada bulan Mei, naik hampir sama dengan penurunan penjualan Tesla.
Kenaikan tersebut berarti EV menguasai 15,4 persen pangsa pasar mobil Eropa bulan lalu, naik dari 12,5 persen dari tahun sebelumnya.
Baca juga: Permintaan Mobil Listrik Bekas Merangkak Naik, Tesla Model 3 Terlaris di AS
Penjualan mobil hybrid terus tumbuh sebesar 14,2 persen dan kini menjadi bagian terbesar dari kue pasar mobil, sekitar 34,1 persen pada bulan Mei, mengungguli kendaraan berbahan bakar bensin 28,5 persen.
Mobil plug-in hybrid juga masih mengalami kemajuan pesat, naik 46,1 persen, meskipun masih menjadi minoritas dengan pangsa 9,4 persen atau naik dari 6,5 persen.
Baca juga: Cara Kerja Dual Sensor Brake Support II, Teknologi Pencegah Tabrakan di Suzuki Fronx
Sementara Tesla mengalami Mei yang buruk, merek Mini BMW menikmati pengalaman yang sangat berbeda, penjualannya melonjak 29,1 persen.
Alfa merayakan kenaikan penjualan sebesar 21,5 persen, SAIC Tiongkok yang memiliki merek MG, juga meningkatkan penjualannya sebesar 22,5 persen dan Cupra naik 32,4 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Tesla-di-Eropa-OK.jpg)