Inden Veloz Hybrid Tembus 6.500 Unit, Serah Terima Ditargetkan Rampung April 2026
Pasar merespon positif penjualan MPV Veloz Hybrid sejak pertama kali diperkenalkan ke pasar di November 2025.
Ringkasan Berita:
- Pasar merespon positif penjualan MPV Veloz Hybrid sejak pertama kali diperkenalkan ke pasar di November 2025.
- Inden masuk ke Toyota mencapai 6.500 unit dengan rata-rata inden per bulan 1.800 unit naik 180 persen dibandingkan inden rata-rata Veloz generasi lama.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penjualan MPV Veloz Hybrid menunjukkan respons positif dari pasar sejak pertama kali diperkenalkan ke pasar di November 2025.
PT Toyota Astra Motor (TAM) mencatat daftar pemesanan atau inden kendaraan tersebut telah mencapai 6.500 unit sejak masa pra-peluncuran hingga peluncuran resminya di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 Februari lalu.
Direktur Pemasaran TAM Jap Ernando Demily mengatakan, minat konsumen terhadap model hybrid tersebut jauh melampaui capaian generasi sebelumnya.
"Sampai hari ini tercatat 6.500 indent list. Jadi kalau kita bagi bulan, rata-rata sekitar 1.800 unit perbulan Jadi kalau kita compare dengan Veloz yang lama, itu kurang lebih peningkatannya 180 persen," ungkap Ernando dalam Konferensi Pers di Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2026).
TAM telah mulai mendistribusikan unit ke konsumen pada minggu terakhir Februari 2026. Perusahaan menargetkan seluruh pesanan yang sudah masuk dapat terpenuhi dalam beberapa bulan ke depan.
"Distribusi mulai kita lakukan di minggu terakhir bulan Februari. Target kami dari 6.500 yang kemarin sudah ada indent list sampai hari ini, bisa kita distribusi semuanya sampai dengan bulan April," tutur Ernando.
Baca juga: Unit Pre-booking Veloz Hybrid Tembus 4.000 Unit Sejak Rilis di GJAW 2025
Dari jumlah tersebut, TAM menyebut sekitar 2.000 unit sudah dapat diterima konsumen hingga akhir Februari, sehingga dapat digunakan untuk kebutuhan mudik Lebaran.
"Hari ini atas support dari Pak Nandi (pihak produksi), kita berusaha sampai dengan Februari kurang lebih bisa 2.000 unit distribusi ke customer di Indonesia yang bisa menikmati Veloz Hybrid baru untuk mudik Lebaran," terangnya.
Baca juga: Menjajal Performa New Veloz Hybrid EV, MPV Hybrid Terjangkau dengan Sensasi Premium
Meski distribusi telah berjalan, waktu tunggu kendaraan saat ini masih berada di kisaran dua hingga tiga bulan karena tingginya permintaan.
"Masih indent. Hari ini posisinya 2-3 bulan mungkin kira-kira. Tapi nantinya tentu dengan support Pak Nandi ke depannya kita akan berusaha supaya waktu tunggu untuk customer di Indonesia nggak perlu terlalu lama," imbuh Ernando.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Direksi-TAM-bukber-OK.jpg)