Minggu, 12 April 2026

BYD Kenalkan Blade Battery Generasi 2, Isi Daya 70 Persen Cuma 5 Menit

Teknologi Blade Battery Generasi Kedua yang diklaim mampu mengisi daya sangat cepat dan meningkatkan standar keselamatan kendaraan listrik.

|
Penulis: Lita Febriani
Editor: Choirul Arifin
Tribunnews.com/Lita Febriani
TEKNOLOGI BATERAI EV - Presiden Direktur BYD Motor Indonesia Eagle Zhao di paparan tentang teknologi teknologi baterai terbaru Blade Battery Generasi Kedua di Jakarta, Senin (10/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Teknologi Blade Battery Generasi Kedua yang diklaim mampu mengisi daya sangat cepat dan meningkatkan standar keselamatan kendaraan listrik.
  • Kendaraan dapat mengisi daya dari 10-70 persen hanya dalam 5 menit, serta mencapai 97 persen dalam sembilan menit.
  • Di kondisi suhu ekstrem hingga minus 30 derajat Celsius, waktu pengisian dari 20 persen hingga 97 persen hanya lebih lama 3 menit dibanding kondisi suhu normal.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - BYD memperkenalkan teknologi baterai terbaru Blade Battery Generasi Kedua yang diklaim mampu menghadirkan pengisian daya sangat cepat sekaligus meningkatkan standar keselamatan kendaraan listrik.

Presiden Direktur BYD Motor Indonesia Eagle Zhao mengatakan, baterai generasi terbaru tersebut telah melalui berbagai pengujian ketahanan yang ketat, termasuk simulasi benturan pada bagian bawah kendaraan.

"Blade Battery generasi kedua telah melalui berbagai pengujian yang menantang, termasuk under body impact test. Dalam pengujian tersebut, baterai baru ini mampu menahan benturan hingga 1.500 joule pada bagian bawah kendaraan atau sekitar 10 kali lebih tinggi dibandingkan standar nasional yang berlaku," kata Eagle di Jakarta, Senin (10/3/2026).

Teknologi baterai tersebut diperkenalkan bersamaan dengan sistem FLASH Charging untuk mengatasi dua tantangan utama kendaraan listrik, yakni waktu pengisian daya yang lama dan penurunan performa pengisian saat suhu rendah.

BYD mengklaim mampu mencatatkan rekor baru dalam kecepatan pengisian daya. Kendaraan dapat mengisi daya dari 10-70 persen hanya dalam 5 menit, serta mencapai 97 persen dalam sembilan menit.

Pada kondisi suhu ekstrem hingga minus 30 derajat Celsius, waktu pengisian dari 20 persen hingga 97 persen hanya bertambah sekitar 3 menit dibandingkan kondisi suhu normal.

BYD menyebut inovasi tersebut menjadi hasil riset dan pengembangan selama enam tahun. Selain meningkatkan kecepatan pengisian, perusahaan juga berhasil meningkatkan kepadatan energi baterai sekitar lima persen dibandingkan generasi sebelumnya.

Baca juga: Astra Infra Siapkan SPKLU di Rest Area Antisipasi Lonjakan Pemudik EV

Teknologi ini juga didukung sistem manajemen termal pintar dan jalur ion lithium berkecepatan tinggi untuk meminimalkan panas internal sekaligus meningkatkan efisiensi pembuangan panas selama pengisian.

Baterai generasi terbaru itu juga digunakan pada model Denza Z9GT yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 1.036 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Untuk mendukung teknologi tersebut, BYD juga mengembangkan FLASH Charger dengan daya hingga 1.500 kilowatt per konektor, salah satu yang tertinggi di dunia saat ini.

Baca juga: Baterai Omoda E5 Disebut Drop hingga 0 Persen, Unggahan Konsumen Ramai Dikomentari Warganet

Perusahaan juga menyiapkan pembangunan 20.000 stasiun pengisian FLASH Charging Station di Tiongkok hingga akhir 2026, sebelum ekspansi secara global.

Infrastruktur ini dirancang tidak membebani jaringan listrik lokal karena dilengkapi sistem penyimpanan energi berkapasitas besar.

BYD menilai kecepatan pengisian masih menjadi salah satu kekhawatiran utama konsumen kendaraan listrik, selain jarak tempuh dan antrean panjang di stasiun pengisian daya, terutama pada periode liburan.

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved