Kamis, 23 April 2026

Pasar EV Melesat, Model Makin Banyak dan Harga Kian Terjangkau

salah satu pendorong utama pertumbuhan kendaraan listrik adalah makin banyaknya model dan positioning harga yang kian menarik.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Sanusi
Tribunnews.com/Lita Febriani
MOBIL LISTRIK - (kiri-kanan) CEO Degree Synergy International Andrea Suhendra dan Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan dalam agenda Forum Wartawan Industri "Bincang-bincang Lonjakan Harga Minyak Dunia, Momentum Genjot Adopsi Electric Vehicle (EV)", Kementerian Perindustrian, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2026). (Tribunnews.com/Lita Febriani). 

Akan tetapi, peningkatan penjualan yang terjadi dinilai cukup signifikan dalam waktu singkat. Lonjakan penjualan PHEV terjadi seiring bertambahnya pilihan model dan semakin terjangkaunya harga. Perubahan ini membuat segmen tersebut mulai dilirik konsumen.

"Kita perhatikan contoh di Januari-Maret tahun lalu jualan cuma 42 unit, periode yang sama tahun ini sudah 1.521 unit. Market share-nya sudah hampir 1 persen, karena pilihannya banyak, tadinya cuma ada model-model yang mahal," ungkap Andrea.

Andrea menilai, ke depan PHEV dapat menjadi solusi transisi penting sebelum adopsi kendaraan listrik sepenuhnya. Terlebih, pasar Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan elektrifikasi kendaraan.

"Dulu Plug-in Hybrid itu harganya Rp 1,9 miliar-an, sekarang sudah muncul model-model baru. Jadi kesimpulan kami, pasar Indonesia sangat potensi. Tapi kita butuh transisi di mana Plug-in Hybrid," ujarnya.

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved