Minggu, 31 Agustus 2025

Mengungkap Tradisi Mengirim Hampers Lebaran yang Ternyata Sudah Dilakukan Sejak Dulu

Tradisi mengirim hampers lebaran ternyata sudah ada sejak zaman dulu, lo. Masyarakat zaman dulu saling mengirim makanan menjelang Lebaran.

Ilustrasi Parapuan Foto 2021-05-09 18:00:33 

Parapuan.co - Beberapa hari menjelang Lebaran, sudah jadi tradisi masyarakat muslim Indonesia untuk saling berkirim hampers. Hampers atau parsel ini berisi aneka kue kering, minuman, hingga peralatan ibadah.

Tanpa kita tahu, sebenarnya tradisi mengirim hampers Lebaran sudah dilakukan oleh masyarakat sejak zaman dulu.

Namun tentu saja bentuknya tidak se-modern dan fancy sekarang ini. Mengirim hampers Lebaran zaman dulu jauh lebih sederhana, bahkan tidak ada kemasan indah maupun kartu ucapan di dalamnya.

Baca Juga: Sudah Tinggal Beberapa Hari Lagi, Begini Imbauan Kemenag Mengenai Salat Idulfitri 2021

Dulu, menjelang Lebaran tiba, masyarakat di beberapa daerah di Indonesia saling mengirim makanan ke tetangga sekitar.

Bahkan, tidak hanya Lebaran, saat ada perayaan hari raya umat agama lain pun, tradisi mengirim makanan tetap dilakukan.

Menurut Travelling Chef Wira Hardiansyah seperti yang dilansir dari Kompas.com, tradisi ini tak hanya dilakukan antar masyarakat sesama Muslim saat merayakan Lebaran, tapi juga pada sesama Kong Hu Cu saat Imlek, atau sesama Kristen saat Natal.

“Uniknya di Nusantara, apabila dalam pemukiman tersebut terdiri dari berbagai kepercayaan dan suku, masing-masing rumah akan memasak hidangan khas dari daerahnya,” kata Wira yang dikutip dari Kompas.com, (8/4/2021). 

Mereka akan membuat makanan sesuai dengan adat dan budaya masing-masing, lalu saling bertukar makanan di tiap-tiap rumah. Hal ini menimbulkan beragamnya hidangan dalam satu rumah. 

Tradisi itu jugalah yang menjadi awal mula pemberian hampers kepada sesama saat ada hari raya atau perayaan hari besar keagamaan tiba.

Langsung saja kita simak yuk, tradisi zaman dulu yang mempelopori kebiasaan mengirim hampers saat Lebaran!

1. Tradisi Ngejot di Bali 

Di Bali, tradisi memberi makanan mendekati Lebaran dinamakan ngejot. 

Tradisi ngejot yang sudah ada sejak zaman dulu ada ini dilakukan bagi umat Islam oleh para leluhurnya.

Halaman
12
Sumber: Parapuan
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan