Dijajal Jajaran Menteri, Ini Dia Inovasi Variasi dan Manfaat Mi Sagu
Jenny memperkenalkan mi sagu buatannya ke jajaran pejabat dan Menteri yang hadir, seperti Airlangga Hartarto dan Sri Mulyani.
Setidaknya inilah yang dilakukan Jenny Widjaja sebagai pendiri Sagolicious Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Jenny memperkenalkan mi sagu buatannya ke jajaran pejabat dan Menteri yang hadir, seperti Airlangga Hartarto dan Sri Mulyani.
Ini sekaligus mendapat tanda tangan sebagai support untuk Sagolicious terus berinovasi.
"Mereka undang Sagolicious dan pesan mie sagu sebanyak 200 porsi. Saya perkenalkan mie ke Sri Mulyani, Airlangga Hartarto, beliau dan jajarannya sangat mendukung saya untuk mengembangkan inovasi sagu. Sagu ini diharapkan dapat menggantikan makanan pokok lainnya," jelas Jenny.
Saat ini, Sagolicious sudah melakukan eksplorasi sagu untuk dijadikan berbagai macam makanan olahan, seperti mie pasta sagu, makaroni sagu, keripik sagu dan sebagainya. Sehingga kini sagu bisa disejajarkan dengan terigu ataupun beras.
Baca Juga: Gampang! Ini 5 Tips Memasak Mi agar Kenyal dan Tak Mudah Putus
Jenny menjelaskan, dirinya tertarik mengembangkan bahan sagu menjadi makanan olahan modern berbahan sagu dengan nilai gizi yang optimal.
"Sagu punya banyak kelebihan free gluten, non gmo, organik, low GI sangat baik untuk kesehatan, terutama bagi yang mau tetap sehat. Menghindari gula bagi diabetes, baik untuk jantung, sangatlah baik untuk yg bermasalah maag," kata Jenny.
Sagu Papua ini menjadi produk andalan yang kami kemas dengan konsep ramah lingkungan dan dipadukan dengan nilai-nilai kearifan lokal.
Juga mendukung program pemerintah memajukan ketahanan pangan Indonesia.
“Harapannya produk mi & pasta dengan aneka varian berbahan dasar Sagu ini bisa dikonsumsi oleh masyarakat luas dari Sabang sampai Merauke bahkan sampai ke pasar Internasional. Semangat bangga buatan Indonesia menjadi spirit, bagi dirinya mengembangkan promosi produknya sampai ke pasar internasional," tambahnya.
Upaya menghadirkan produk olahan sagu yang kekinian memang menjadi tujuan Jenny demi menargetkan generasi muda, khususnya dari kelompok milenial untuk menyukai olahan dari bahan pangan asal Papua ini.
Bahkan demi memastikan produknya memang sehat, Jenny mencampurkan sagu ini menjadi warna-warna yg indah seperti spirirulina, kunyit, buah merah papua untuk membuat produknya semakin menarik tapi tambah menyehatkan ketika dikonsumsi.
Saat ini sudah lebih dari 50 varian dan terus berjalan menuju 70. Warna yang ada di olahan sagu ini alami berasal dari buah naga, kunyit, daun kelor, rempah dan lainnya.
"Semua yang saya gunakan di Sagolicious ini pakai bahan-bahan alami. Warna warni yg indah dari bahan campuran seperti ubi ungu, kelor, kunyit, buah bit. Kemudian, sagu sendiri free gluten jadi tidak pakai pengawet,” paparnya.
Baca Juga: Tak Perlu Takut Berat Badan Naik, 4 Jenis Pasta Ini Cocok Dimakan saat Diet
Sagu sendiri juga tumbuh alami bukan ditanam manusia, sehingga lebih sehat dan organik. Varian Sagolicious juga dapat diolah menjadi makanan siap saji dalam bentuk mi kering yang langsung dinikmati Sagolicious kafe dan resto di Jakarta.
"Kami juga memiliki ekspektasi dan mimpi agar produk mie pasta varian berbahan dasar Sagu Papua ini bisa tembus pasar Asia, Eropa hingga USA."
Produk ini telah diluncurkan bisa didapatkan di e-commerce, untuk pasar Export sogolicious sedang melakukan persiapan dengan dukungan berbagai pihak dan berencana mengembangkan produk Sagu Sogolicious ini ke internasional.
Dengan inovasi dan kreativitas Sagolicious ini telah mendapat apresiasi dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) 2 sekaligus sebagai Pioneer of Commercial Pasta, Noodles Chips from Sago Startch & The most varian from Sago.
"Sagolicious itu juga sudah dikonsumsi oleh para atlet di PON lalu. Hasil lab dari Universitas Nagoya dari Jepang juga sudah gluten free dengan banyak kelebihan baik dr Sagu dicampurkan dengan sayuran buah buah dan rempah semuanya dr Nusantara. Sementara Sagunya dari Papua Sorong," ujarnya.
(*)

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/whatsapp-image-2022-08-25-at-10-20220825074927.jpeg)