Kapan Harus Bayar Zakat Fitrah? Ini Waktu yang Dianjurkan
Menjelang Hari Raya Idulfitri, umat muslim tidak hanya mempersiapkan momen berkumpul bersama keluarga, tapi juga membayar Zakat Fitrah.
Parapuan.co - Menjelang Hari Raya Idulfitri, umat muslim tidak hanya mempersiapkan momen berkumpul bersama keluarga, tetapi juga memastikan kewajiban ibadah telah ditunaikan dengan baik.
Salah satu yang perlu diperhatikan adalah zakat fitrah. Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu, baik laki-laki maupun perempuan, anak-anak maupun orang dewasa.
Ibadah ini menjadi bagian penting di akhir Ramadan sebagai bentuk penyucian diri sekaligus kepedulian terhadap sesama.
Namun, masih banyak yang belum memahami kapan batas waktu pembayaran zakat fitrah yang tepat agar tetap sah sesuai syariat.
Berikut ketentuan batas waktu pembayaran zakat fitrah yang perlu dipahami.
Zakat fitrah wajib ditunaikan sebelum Idulfitri
Menurut hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim, Rasulullah Saw memerintahkan agar zakat fitrah ditunaikan sebelum umat muslim berangkat melaksanakan salat Idulfitri.
Dalam hadis tersebut disebutkan:
“Rasulullah Saw mewajibkan zakat fitrah sebanyak satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum bagi setiap muslim, baik hamba sahaya maupun orang merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar. Dan beliau memerintahkan agar zakat ini ditunaikan sebelum orang-orang keluar menuju salat Id.” (HR. Bukhari No. 1503, Muslim No. 984).
Ketentuan ini menunjukkan bahwa zakat fitrah sebaiknya dibayarkan sebelum Hari Raya Idulfitri agar tetap sah sebagai zakat.
Jika dibayarkan setelah salat Id, maka zakat tersebut tidak lagi dihitung sebagai zakat fitrah, melainkan sebagai sedekah biasa.
Mengapa dianjurkan sebelum salat Id

Anjuran membayar zakat fitrah sebelum salat Id juga dijelaskan dalam hadis.
“Zakat fitrah adalah penyucian bagi orang yang berpuasa dari perkataan yang tidak bermanfaat serta sebagai makanan bagi orang miskin.” (HR. Abu Dawud No. 1609, Ibnu Majah No. 1827).
Hadis ini menunjukkan bahwa zakat fitrah tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga memiliki fungsi sosial.
Selain itu, dalam Al-Qur’an juga ditegaskan bahwa zakat memiliki peran penting dalam membersihkan harta dan jiwa.
“Ambillah zakat dari harta mereka (guna) menyucikan dan membersihkan mereka, dan doakanlah mereka karena sesungguhnya doamu adalah ketenteraman bagi mereka. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. At-Taubah: 103)
Dengan menunaikan zakat lebih awal, bantuan dapat segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan sehingga mereka bisa ikut merasakan kebahagiaan di hari raya.
Pembagian waktu pembayaran zakat fitrah
Para ulama membagi waktu pembayaran zakat fitrah sebelum salat Id ke dalam beberapa kategori.
Pertama, waktu wajib, yaitu sejak matahari terbenam di akhir Ramadan atau malam takbiran.
Kedua, waktu sunah yang juga menjadi waktu terbaik, yakni sejak awal Ramadan hingga sebelum salat Idulfitri. Pada periode ini, zakat dapat lebih cepat disalurkan kepada penerima manfaat.
Ketiga, waktu makruh, yaitu ketika zakat dibayarkan setelah salat Id namun sebelum matahari tergelincir.
Keempat, waktu haram, yakni setelah matahari terbenam pada hari Idulfitri. Pada waktu ini, zakat tidak lagi dihitung sebagai zakat fitrah.
Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat Bayar Zakat Fitrah? Ada 5 Waktu Menurut Mazhab Syafii
Peran layanan digital dalam memudahkan pembayaran zakat
Seiring perkembangan teknologi, pembayaran zakat kini dapat dilakukan dengan lebih praktis melalui layanan digital.
Salah satu lembaga yang menyediakan kemudahan tersebut adalah Dompet Dhuafa melalui tautan https://digital.dompetdhuafa.org/zakat/fitrah.
Dengan layanan zakat digital, masyarakat dapat menunaikan zakat fitrah dengan lebih mudah, sekaligus membantu memastikan penyalurannya tepat sasaran.
Kemudahan ini juga membantu mengurangi risiko keterlambatan pembayaran, terutama di tengah kesibukan menjelang Idulfitri.
Menunaikan zakat fitrah tidak hanya berkaitan dengan kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi wujud kepedulian terhadap sesama.
Dengan memahami ketentuan waktunya serta memanfaatkan layanan yang tersedia, setiap muslim dapat memastikan bahwa zakat yang dibayarkan tepat waktu dan memberikan manfaat bagi penerima.
Baca juga: Niat Zakat Fitrah dan Tata Cara Pembayarannya, Wajib Dikeluarkan Setiap Muslim

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/zakat-fitrah-dompet-dhuafa12.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.