Mudik Lebaran 2026
Polri Siapkan 317.000 Personel Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026
Korlantas Polri menyiapkan 317.000 personel untuk mengamankan arus mudik dan arus balik pada momen Lebaran 2026.
Ringkasan Berita:
- Polri menyiapkan 317.664 personel untuk pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026.
- Operasi Ketupat 2026 fokus mengamankan jalur transportasi serta ribuan fasilitas publik.
- Puncak arus mudik diprediksi 14–15 dan 18–19 Maret, arus balik 24–25 dan 28–29 Maret.
TRIBUNNEWS.COM - Polri menyiapkan 317.000 personel untuk mengamankan arus mudik dan arus balik pada momen Lebaran 2026.
Melalui Operasi Ketupat 2026, pengamanan dilaksanakan dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah serta pemangku kepentingan terkait.
Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal Ramadhani menyampaikan sebanyak 317.664 personel Polri akan dikerahkan dalam operasi tersebut.
Selain itu ada 72 ribu tambahan personel dari instansi pemerintahan.
Polri tidak hanya berfokus dalam pengamanan jalur lalu lintas.
Tetapi, juga pada sejumlah fasilitas publik yang berpotensi menjadi titik keramaian selama musim mudik.
Secara keseluruhan terdapat 185.544 objek yang menjadi prioritas pengamanan dalam operasi tersebut.
Lokasi tersebut meliputi 618 terminal, 268 stasiun kereta api, 562 pelabuhan, serta 2.962 pusat perbelanjaan.
Selain itu, pengamanan juga dilakukan di 182 bandara, 4.640 tempat wisata, serta 121.796 masjid yang menjadi lokasi kegiatan ibadah selama Ramadan dan Idul Fitri.
“Kemudian bandara 182, tempat wisata 4.640, masjid 121.796, dan lokasi sholat Idul Fitri 54 ribu,” kata Faizal di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Baca juga: Mendagri Larang Kepala Daerah ke Luar Negeri Saat Lebaran, Fokus Layanan Publik
Prediksi Puncak Arus Mudik dan Arus Balik
Korlantas Polri memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2026 terbagi dalam dua gelombang.
Gelombang pertama diprediksi berlangsung pada 14–15 Maret 2026.
Sementara itu, gelombang kedua arus mudik diperkirakan terjadi pada 18–19 Maret 2026.
Adapun puncak arus balik Lebaran juga diperkirakan terjadi dalam dua periode berbeda.