Pendidikan Profesi Guru
Contoh Tugas Mandiri Profesional PPG Kemenag 2025 Modul Guru Kelas MI Topik 1-8
Simak contoh Tugas Mandiri Profesional dalam PPG Kemenag 2025 untuk modul Guru Kelas MI topik 1-8 yang dikerjakan di lms.ppgkemenag.id.
Penulis:
Sri Juliati
Editor:
Suci BangunDS
Bahasa Indonesia bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga menjadi identitas nasional yang mempererat persatuan bangsa. Kemampuan berbahasa yang baik tidak hanya mencakup tata bahasa yang benar, tetapi juga bagaimana menggunakannya secara efektif untuk berpikir kritis dan mengekspresikan gagasan.
Oleh karena itu, pembelajaran bahasa Indonesia harus diarahkan pada penguatan keterampilan literasi, seperti membaca kritis dan menulis reflektif, agar siswa mampu berpartisipasi aktif dalam berbagai wacana akademik dan sosial.
2) PPKn sebagai Fondasi Karakter Kebangsaan
PPKn memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran bernegara dan sikap kebangsaan. Sayangnya, masih banyak yang menganggapnya sekadar hafalan materi. Padahal, esensinya adalah membentuk pola pikir yang demokratis, berkeadilan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.
Oleh karena itu, pendekatan pembelajaran berbasis studi kasus dan problem-based learning menjadi kunci agar siswa dapat memahami serta menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
3) Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Mendorong Berpikir Kritis dan Inovatif
IPA tidak sekadar mengajarkan teori, tetapi juga melatih cara berpikir ilmiah. Banyak siswa merasa kesulitan memahami IPA karena sering kali diajarkan dengan pendekatan hafalan. Padahal, IPA seharusnya dipelajari melalui eksperimen dan investigasi.
Dengan pendekatan inkuiri, siswa akan lebih memahami bagaimana konsep-konsep sains diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka lebih tertarik dan termotivasi untuk belajar.
4) IPS sebagai Sarana Memahami Kehidupan Sosial
IPS tidak hanya membahas sejarah dan geografi, tetapi juga aspek ekonomi, politik, dan budaya yang membentuk masyarakat. Sering kali, siswa menganggap IPS sebagai mata pelajaran hafalan yang kurang relevan dengan kehidupan mereka. Padahal, IPS berperan penting dalam membangun kesadaran sosial.
Oleh karena itu, pembelajaran berbasis proyek dan eksplorasi lingkungan sekitar dapat membantu siswa memahami peran mereka dalam masyarakat.
5) Moderasi Beragama untuk Membangun Harmoni Sosial
Moderasi beragama bukan berarti melemahkan keyakinan, melainkan menyeimbangkan cara beragama dengan menghargai keberagaman. Pemahaman yang keliru sering kali membuat individu menjadi eksklusif dalam beragama.
Oleh karena itu, pembelajaran moderasi harus mengedepankan dialog antaragama dan studi kasus tentang kehidupan sosial di lingkungan yang plural.
2. Materi/Konsep yang Menimbulkan Miskonsepsi dan Cara Meluruskannya
1) Bahasa Indonesia - Sekadar Tata Bahasa dan Ejaan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.