Sabtu, 30 Agustus 2025

Tanoto Foundation Cetak Pemimpin Muda lewat Fellowship Program 2025

Tanoto Foundation luluskan fellows perdana dan kukuhkan angkatan baru 2025 untuk siapkan pemimpin muda di bidang pendidikan, kesehatan, & pembangunan.

|
Editor: Content Writer
dok. Tanoto Foundation
FELLOWSHIP PROGRAM - Kiri ke kanan: Anggota Dewan Wali Amanat Tanoto Foundation, Belinda Tanoto (layar kiri), Country Head, Tanoto Foundation Indonesia, Inge Kusuma dan Head of Leadership Development and Scholarship Tanoto Foundation, Yosea Kurnianto (tengah), serta CEO Tanoto Foundation, Benny Lee (layar kanan), berfoto bersama Tanoto Foundation Fellows Cohort 2024 dan 2025. 

Keberagaman Tanoto Fellows angkatan 2025 ini menunjukkan bahwa kepemimpinan pembangunan tidak terbatas pada satu bidang saja. 

Dari konservasi laut, kebijakan pendidikan, hingga inklusi sosial, para fellow menghadirkan keahlian berbeda-beda yang relevan untuk menghadapi berbagai tantangan Indonesia di masa depan. 

Belinda juga menekankan bahwa untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut, selain menggunakan sains dan teknologi untuk menciptakan dampak yang lebih besar, para fellow juga perlu membangun kualitas kepemimpinan yang utuh, yaitu rendah hati, memiliki visi dan tujuan yang jelas, dan memiliki empati untuk memahami perasaan orang lain serta melihat situasi dari sudut pandang mereka. 

Tahun ini Tanoto Fellows akan ditempatkan di 4 provinsi daerah mitra Tanoto Foundation yaitu Sumatra Utara, Riau, Jawa Tengah, Dan Kalimantan Timur.

Legacy in Motion

Acara Tanoto Foundation Fellowship Program Graduation & Inauguration bertajuk “Legacy in Motion: Celebrating the Tanoto Foundation Fellowship Journey”  yang dilakukan di Tanoto Foundation Impact Gallery, Jakarta turut dihadiri oleh para mitra pembangunan dan pemerintah.

Beberapa di antaranya adalah Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti, dan Presiden Direktur Amartha Foundation, Aria Widyanto, yang menjadi pembicara dalam salah satu sesi diskusi. 

“Saya berharap Tanoto Fellows, baik yang lulus hari ini maupun yang baru bergabung, dapat selalu berpikir berdasarkan data dan fakta. Jangan terburu-buru menarik kesimpulan sebelum benar-benar menguji kebenarannya. Dengan membiasakan diri melakukan riset dan analisis, kita akan lebih mampu mengambil keputusan yang tepat. Karena itu, mari terus membangun kebiasaan untuk berpegang pada bukti dalam setiap program dan kebijakan yang kita jalankan,” sebut Amalia.

Sedangkan, Aria berpesan agar Tanoto Fellows untuk tidak lupa dengan tempat asal mereka atau desa-desa di Indonesia yang masih perlu dibangun.

“Sebagai contoh, salah satu fokus Amartha Foundation adalah pendidikan di desa. Sekolah memang ada, tetapi infrastruktur masih terbatas. Anak-anak yang kami dukung rata-rata adalah sarjana pertama di kampung mereka dan itu menjadi semangat untuk melahirkan changemaker yang kembali berkontribusi bagi desanya. Setuju dengan pesan Ibu Belinda, kita butuh lebih banyak anak berprestasi yang mau kembali untuk membangun desa,” ucap Aria.

Baca juga: Tanoto Foundation dan Gates Foundation Bekerja Sama Tingkatkan Kesehatan, Gizi, & Pendidikan di Asia

Model Pembelajaran Unik

Tanoto Foundation Fellowship Program mengusung metode experiential learning. Selama satu tahun penuh, Tanoto Fellows akan menjalani lima tahap pembelajaran, yaitu: orientasi (Induction), pengenalan ekosistem (Immersion), mendesain inisiatif, implementasi inisiatif, dan refleksi akhir.

Mereka juga akan mengikuti leadership camp dengan topik mulai dari manajemen proyek, monitoring dan evaluasi, keberlanjutan tata kelola, hingga investasi berdampak.

Selain itu, fellows juga akan mendapat pendampingan intensif melalui 1-on-1 coaching, mentoring dari ahli, serta ruang refleksi seperti journaling dan critical reflection. Model ini dirancang agar para peserta tidak hanya berkembang secara profesional, tetapi juga mengalami transformasi pribadi sebagai pemimpin.

Setelah lulus, para alumni akan tergabung dalam Tanoto Fellows Network, wadah pembelajaran sepanjang hayat sekaligus ruang kolaborasi antar alumni Tanoto Foundation Fellowship Program.

Dengan terus bertambahnya jumlah alumni, Tanoto Foundation berharap program ini menjadi model berkelanjutan yang menghasilkan pemimpin muda dengan kapasitas transformasi diri sekaligus daya ungkit sosial.

“Para fellow menunjukkan bahwa transformasi dimulai dari dalam diri, lalu meluas ke masyarakat. Ini adalah perjalanan untuk membentuk pemimpin yang rendah hati, tangguh, dan visioner. Tanoto Fellows adalah warisan yang terus bergerak dan hidup dalam setiap langkahnya,” tutup Belinda.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan