Jumat, 5 Juni 2026

Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 Halaman 67 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi, Ayo Menyelidiki

Soal ini terdapat pada buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Kelas 6 Kurikulum Merdeka edisi Revisi pada Halaman 67, bagian Ayo, Menyelidiki.

Tayang:
Tribun Jabar/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI KUNCI JAWABAN - Sejumlah siswa SDN Dayeuhkolot 07 mengikuti belajar mengajar di tempat penyewaan garasi mobil milik warga yang tidak jauh dari lokasi sekolah mereka di Jalan Mamayuda, Desa/Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Selasa (13/11/2018). Soal ini terdapat pada buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Kelas 6 Kurikulum Merdeka edisi Revisi pada Halaman 67, bagian Ayo, Menyelidiki. 

TRIBUNNEWS.COM - Dalam buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Kurikulum Merdeka Edisi Revisi 2025 untuk kelas VI SD/MI, pembelajaran dirancang tidak hanya menekankan pemahaman konsep, tetapi juga mendorong peserta didik untuk aktif menyelidiki dan menelusuri fakta di lingkungan sekitarnya. 

Siswa diajak melihat bahwa ilmu pengetahuan sosial tidak terlepas dari pengalaman nyata dan jejak peristiwa yang terjadi di daerah tempat mereka tinggal.

Salah satu tema penting yang dibahas adalah sejarah perjuangan dan peran tokoh dalam membentuk kehidupan masyarakat saat ini. 

Melalui pendekatan penyelidikan, siswa dilatih untuk menggali informasi dari narasumber, saksi sejarah, maupun sumber cerita keluarga agar mampu memahami peristiwa masa lalu secara lebih kontekstual dan bermakna.

Proses belajar ini menumbuhkan keterampilan berpikir kritis, kemampuan bertanya, serta menyusun laporan berdasarkan hasil temuan. 

Siswa tidak hanya membaca sejarah, tetapi juga berlatih menelusuri perubahan kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan dari masa ke masa di daerahnya.

Materi tersebut terdapat pada buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kurikulum Merdeka Edisi Revisi 2025 untuk kelas 6 SD/MI karya Amalia Fitri dkk, yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. 

Soal yang dibahas berada pada Bab 3: Jejak Sang Pahlawan, tepatnya pada bagian “Ayo, Menyelidiki” halaman 67.

Berikut kunci jawaban IPAS Kelas 6 halaman 67 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi pada bagian Ayo, Menyelidiki, yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pendamping belajar bagi siswa, guru, dan orang tua.

Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 Halaman 67 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi

Ayo, Menyelidiki

Baca juga: Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 Halaman 58 59 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi, Uji Kompetensi Bab 2

Saatnya kamu menyelidiki bagaimana kondisi daerahmu pada masa lalu. Untuk penyelidikan kali ini, kamu akan langsung mendengarnya dari saksi sejarah pada masa itu. Beliau sepertinya seusia kakek dan nenekmu, ya. Selidikilah hal-hal ini, setelah kalian mendengar cerita beliau, ya!

  1. Apakah di daerahmu pernah terjadi peristiwa bersejarah? Apakah itu?
  2. Siapakah yang terlibat dalam peristiwa bersejarah itu?
  3. Bagaimana kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan rakyat daerahmu saat itu?
  4. Apakah kondisi daerahmu saat ini sudah banyak berubah dibanding pada masa penjajahan dulu?
  5. Hal-hal apa sajakah yang berubah?

Setelah kamu mendapatkan semua jawabannya, jangan lupa menuliskan laporannya dalam bentuk esai pendek. Undang kelompok lain untuk membaca laporanmu. Bandingkan hasil laporanmu dengan laporan kelompok lain. Apakah ada perbedaan?

Jawaban:

Laporan Penyelidikan Peristiwa Bersejarah di Daerahku

Berdasarkan hasil wawancara dengan saksi sejarah yang seusia kakek dan nenek kami, daerah kami pernah mengalami peristiwa bersejarah pada masa penjajahan.

Peristiwa tersebut berkaitan dengan perjuangan masyarakat setempat dalam melawan penjajah dan mempertahankan wilayahnya. Di beberapa titik daerah terdapat bekas bangunan lama dan cerita turun-temurun tentang perlawanan rakyat.

Peristiwa bersejarah itu melibatkan tokoh masyarakat, pejuang lokal, serta warga setempat. Mereka bekerja sama membantu perjuangan, mulai dari menyediakan logistik, tempat persembunyian, hingga ikut dalam perlawanan secara langsung. Para pemuda pada masa itu memiliki semangat persatuan yang kuat.

Kondisi sosial dan ekonomi masyarakat saat itu cukup sulit. Banyak warga hidup sederhana dan kekurangan bahan makanan. Dari sisi pendidikan, belum banyak sekolah sehingga hanya sedikit orang yang bisa belajar. Secara budaya, masyarakat tetap menjaga tradisi dan adat istiadat sebagai bentuk jati diri di tengah tekanan penjajahan.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved