Senin, 13 April 2026

Penerimaan Mahasiswa Baru

Jenis Soal UTBK-SNBT 2026 Lengkap dengan Durasi Pengerjaannya

Para peserta akan menghadapi ujian UTBK-SNBT 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 21 hingga 30 April 2026. 

Tribun Jabar/Gani Kurniawan
UTBK-SNBT 2026 - Peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2024 mengikuti ujian hari pertama di Gedung Direktorat Sistem & Teknologi Informasi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jalan Dr Setiabudhi, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (30/4/2024). Para peserta akan menghadapi ujian UTBK-SNBT 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 21 hingga 30 April 2026. 
Ringkasan Berita:
  • UTBK-SNBT 2026 merupakan jalur masuk PTN dengan total sekitar 155–160 soal yang dikerjakan dalam 195 menit.
  • Materi ujian terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Literasi dengan berbagai subtes.
  • Ujian ini menekankan kemampuan berpikir kritis, analitis, serta pemahaman konsep, bukan sekadar hafalan.

TRIBUNNEWS.COM - Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 menjadi salah satu gerbang utama bagi siswa lulusan SMA/SMK/sederajat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia. 

Jalur ini terbuka bagi lulusan tahun berjalan maupun lulusan beberapa tahun sebelumnya, selama memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).

Pada tahun 2026, proses pendaftaran UTBK-SNBT telah berlangsung dan resmi ditutup pada 7 April 2026. 

Setelah tahap administrasi berakhir, para peserta akan menghadapi ujian yang dijadwalkan berlangsung mulai 21 hingga 30 April 2026. 

Ujian ini dilaksanakan secara bertahap di berbagai pusat UTBK di seluruh Indonesia, dengan sistem berbasis komputer yang menuntut kesiapan akademik sekaligus ketahanan mental peserta.

Secara keseluruhan, peserta akan mengerjakan sekitar 155 hingga 160 soal dalam waktu total 195 menit. 

Soal UTBK-SNBT 2026 terbagi ke dalam dua komponen utama, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Literasi. 

Keduanya dirancang tidak hanya untuk menguji hafalan, tetapi lebih menekankan pada kemampuan berpikir kritis, analitis, serta pemahaman mendalam terhadap informasi.

Jenis-Jenis Soal UTBK-SNBT 2026, Lengkap dengan Jumlah Soal dan Durasi

Mengutip dari https://snpmb.id/, berikut jenis soal, jumlah soal dan durasi pengerjaannya:

Tes Potensi Skolastik (TPS)

Baca juga: Sistem Penilaian UTBK-SNBT 2026 di IPB: Murni Berdasarkan Skor Ujian Tulis

Tes Potensi Skolastik berfungsi untuk mengukur kemampuan kognitif peserta yang berkembang melalui proses belajar dan pengalaman. Kemampuan ini dianggap sebagai fondasi penting untuk keberhasilan dalam pendidikan tinggi, karena berkaitan dengan cara seseorang memahami, menganalisis, dan menyelesaikan persoalan.

TPS terdiri dari empat subtes utama:

1. Penalaran Umum

Subtes ini menilai kemampuan berpikir logis dalam menghadapi persoalan baru yang tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan hafalan. 

Peserta diuji dalam tiga aspek utama, yaitu penalaran induktif, deduktif, dan kuantitatif.

  • Penalaran Induktif: 10 soal (10 menit)
  • Penalaran Deduktif: 10 soal (10 menit)
  • Penalaran Kuantitatif: 10 soal (10 menit)

Kemampuan ini mencerminkan cara berpikir sistematis, mulai dari menemukan pola, menarik kesimpulan, hingga menggunakan angka sebagai alat analisis.

2. Pengetahuan dan Pemahaman Umum (20 soal, 15 menit)

Bagian ini mengukur kemampuan memahami bahasa, informasi, serta pengetahuan umum yang relevan dengan kehidupan sosial dan budaya. 

Peserta dituntut mampu menganalisis hubungan antar gagasan dalam teks, serta menarik kesimpulan secara tepat.

3. Pemahaman Bacaan dan Menulis (20 soal, 25 menit)

Subtes ini menguji kemampuan literasi dasar dalam membaca dan menulis.

Peserta tidak hanya diminta memahami isi bacaan, tetapi juga mampu menyusun, mengembangkan, dan memperbaiki struktur tulisan. 

Aspek yang diujikan meliputi pemilihan ide, penyusunan kalimat, hingga perbaikan tata bahasa.

4. Pengetahuan Kuantitatif (20 soal, 20 menit)

Subtes ini menekankan pada kemampuan berpikir matematis secara logis dan analitis. 

Materi yang diujikan mencakup bilangan, aljabar, geometri, analisis data, dan peluang. 

Peserta diharapkan tidak hanya menguasai rumus, tetapi juga mampu memahami konsep dan menerapkannya dalam berbagai situasi.

Tes Literasi

Tes Literasi dirancang untuk mengukur kemampuan peserta dalam memahami, mengolah, dan menggunakan informasi dari berbagai jenis teks. 

Dalam era informasi saat ini, kemampuan literasi menjadi kunci penting untuk beradaptasi dan berkembang.

Tes Literasi terdiri dari tiga bagian utama:

1. Literasi dalam Bahasa Indonesia (30 soal, 42,5 menit)

Subtes ini menilai kemampuan memahami teks berbahasa Indonesia dari berbagai konteks, seperti sains, sosial humaniora, hingga personal. 

Peserta dituntut mampu menemukan informasi penting, menafsirkan makna, serta mengevaluasi isi bacaan secara kritis.

2. Literasi dalam Bahasa Inggris (20 soal, 20 menit)

Tidak sekadar menguji kemampuan bahasa, subtes ini juga menilai kemampuan memahami dan menganalisis teks berbahasa Inggris. 

Peserta dihadapkan pada berbagai jenis bacaan yang membutuhkan pemahaman mendalam dan penalaran.

3. Penalaran Matematika (20 soal, 42,5 menit)

Bagian ini menjadi inti dari literasi numerasi. 

Peserta diuji dalam kemampuan menggunakan konsep matematika untuk menyelesaikan masalah nyata. 

Proses yang terlibat meliputi merumuskan masalah, menerapkan strategi penyelesaian, serta menafsirkan hasilnya secara logis.

(Tribunnews.com/Farra)

Artikel Lain Terkait UTBK-SNBT 2026

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved