Kurikulum Merdeka
Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD/MI Kurikulum Merdeka Hal 41 Edisi Revisi: Ayo, Menyelidiki
Simak berikut merupakan kunci jawaban buku pelajaran IPAS kelas 5 SD/MI Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 41 bab 2: Ayo, Menyelidiki
TRIBUNNEWS.COM – Buku pelajaran IPAS kelas 5 SD/MI Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 41 bab 2.
Salah satu materi yang dibahas pada buku pelajaran buku pelajaran IPAS kelas 5 SD/MI Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 41, karangan Amalia Fitri, dkk. terbitan Kemdikbud Ristek tahun 2024 yakni Sumber daya alam.
Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang berasal dari alam dan dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Sumber daya alam terbagi menjadi dua jenis, yaitu sumber daya alam hayati dan nonhayati.
Sumber daya alam hayati berasal dari makhluk hidup, seperti tumbuhan dan hewan yang dapat dimanfaatkan untuk pangan, sandang, dan berbagai kebutuhan lainnya.
Sementara itu, sumber daya alam non hayati berasal dari benda mati seperti air, tanah, batu, dan sinar matahari yang juga memiliki peran penting dalam kehidupan manusia.
Dengan adanya sumber daya alam, manusia dapat melakukan berbagai kegiatan ekonomi seperti pertanian, peternakan, perikanan, dan industri.
Pada latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada dalam halaman tersebut.
Sebagai catatan, sebelum melihat kunci buku pelajaran IPAS Kelas 5 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 41 siswa diminta untuk terlebih dahulu menjawab soal secara mandiri.
Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.
Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD/MI Kurikulum Merdeka Halaman 41: Ayo, Menyelidiki
Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD/MI Kurikulum Merdeka Halaman 41
Penyelidikan masih berlanjut!
Kamu sudah mengetahui dampak yang dirasakan masyarakat saat sumber daya alam berkurang atau rusak. Selanjutnya, kamu akan menyelidiki pemecahan masalah kegiatan ekonomi yang timbul karena:
1. Berkurangnya atau rusaknya SDA.
2. Kurangnya infrastruktur seperti jalan penghubung yang rusak, atau pasar yang kurang memadai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Rakyat-Surabaya-Pola-Pembelajaran-Full-Day-School_20260118_170332.jpg)