Kamis, 7 Mei 2026

Pendidikan Skolla

Kenapa Banjir dan Tanah Longsor Makin Sering? Ini Penjelasan Kerusakan Lingkungan

Banjir dan tanah longsor kini sering terjadi di Indonesia, kondisi kerusakan lingkungan ini terjadi karena ada berbagai faktor.

Tayang:
Skolla
MATERI SKOLLA - Berikut infografis tentang kerusakan lingkungan, gambar infografis diambil dari Skolla pada Jumat (1/5/2026). 

2. Akibat Aktivitas Manusia

Aktivitas manusia menjadi penyebab terbesar kerusakan lingkungan saat ini.

Beberapa contohnya:

  • Perusakan hutan atau deforestasi
  • Alih fungsi lahan tanpa perencanaan
  • Aktivitas pertambangan
  • Pencemaran lingkungan seperti limbah industri dan sampah
  • Aktivitas tersebut menyebabkan keseimbangan alam terganggu.

Baca juga: Mengenal Taman Gubang, Wisata Ramah Lingkungan yang Sulap Kerusakan Alam Jadi Keindahan

Hubungan Kerusakan Lingkungan dengan Banjir

Salah satu penyebab banjir adalah berkurangnya daerah resapan air.

Akibat dampak deforestasi, hutan kehilangan fungsi menyerap air hujan. Air yang seharusnya meresap ke tanah justru mengalir di permukaan dan menyebabkan banjir.

Selain itu, pencemaran lingkungan seperti sampah yang menyumbat saluran air juga memperparah kondisi banjir.

Hubungan Kerusakan Lingkungan dengan Tanah Longsor

Tanah longsor terjadi karena struktur tanah menjadi tidak stabil.

Akar pohon berfungsi mengikat tanah agar tetap kuat. Ketika hutan ditebang, tanah menjadi gembur dan mudah runtuh, terutama saat hujan deras.

Hal ini menunjukkan bahwa kerusakan lingkungan berperan besar dalam meningkatkan risiko longsor.

Contoh Soal

Berikut merupakan penyebab kerusakan lingkungan akibat peristiwa alam, kecuali:

a. Banjir bandang
 b. Kebakaran hutan
 c. Erupsi gunung api
 d. Illegal logging
 e. Badai siklon

Jawaban: d. Illegal logging, karena termasuk aktivitas manusia.

Baca juga: Skolla: Raih Juara dengan Paket Belajar Online Unggulan dan Diskon Menarik

Maka dapat disimpulkan bahwa kerusakan lingkungan adalah penurunan kualitas lingkungan yang dapat disebabkan oleh faktor alam maupun manusia. 

Namun, saat ini aktivitas manusia menjadi faktor dominan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved