Piala Dunia 2022
Piala Dunia Qatar Tetap Jadi Kancah Extravaganza Sepak Bola Dunia
Terlepas tidak ikut sertanya negara seperti Italia, Kolumbia, dan Swedia, Piala Dunia di Qatar tetap kancah extravaganza sepak bola dunia.
Kali ini Perancis datang dengan misi untuk menjadi tim pertama yang bisa back-to-back jadi juara.
Mereka memiliki modal untuk itu, walau duo gelandang hebat, Kante dan Dogba, tidak bisa ikut karena cedera.
Lini depan Perancis adalah yang 'termewah'.
Mbappe berpeluang kembali menjadi bintang setelah menjadi pemain muda terbaik di Rusia.
Denmark membuat kejutan sebagai semifinalis Euro 2020 dan menang dalam 2x pertandingan akhir vs Perancis.
Australia dan Tunisia kali ini kembali menjadi pelengkap grup.
GRUP E
Spanyol-Jerman-Jepang-Kostarika.
Grup ini berpeluang menjadi grup 'riuh'.
Spanyol menjadi favorit kali ini dengan tim yang lebih utuh.
Setiap lini memiliki pemain yang tangguh.
Menarik untuk melihat sepakterjang Gavi, yang baru berusia 18 tahun.
Jerman selalu berbahaya.
Kali ini Pelatih Flick bisa tersenyum tidak harus memainkan false nine karena telah memiliki dua striker murni: Nicklas Fullkrug (Werder) dan bintang muda Youssiufa Moukoko (Borussia)-18 tahun.
Jepang dng semangat bushido tidak dapat dipandang enteng, demikian pula Kostarika.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-trofi-piala-dunia.jpg)