Jumat, 5 Juni 2026

Pilpres 2019

Sikapi Demo Pendukung Prabowo-Sandi, TKN: KPU dan Bawaslu Tak Perlu Ditekan Dengan Mobilisasi Massa

Juru bicara TKN, Ace Hasan Syadzily mengingatkan agar KPU dan Bawaslu menyelesaikan tugasnya tanpa mendapatkan tekanan dari massa.

Tayang:
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Ace Hasan Syadzily. 

"Ada 10 ribu personel gabungan sudah disiapkan. Nanti anggota berdiri di jalan, ada yang menggunakan seragam ada yang tidak menggunakan seragam, ada juga yang mengatur lalu lintas," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jumat, (10/5/2018).

Argo menjelaskan mengenai rekayasa lalu lintas akan disesuaikan dengan situasi di lapangan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di lokasi kediaman tersangka teroris Rafli di Kavling Barokah Babelan Bekasi
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di lokasi kediaman tersangka teroris Rafli di Kavling Barokah Babelan Bekasi (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Menurutnya, jika para massa aksi melakukan konvoi tentu rekayasa lalin akan diberlakukan.

"Kita lihat saja nanti ya ada atau tidak konvoi," tutur Argo.

Dirinya mengimbau agar massa aksi menyatakan pendapat di Bawaslu RI dengan tertib.

Baca: Hanafi Rais Laporkan Kecurangan Pemilu Terkait ASN ke Bawaslu

Sesuai Undang-undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Sebelumnya, beredar selebaran yang berisikan 'Ayo Kawal Ulama dan Koalisi Umat Lapor Kecurangan Pemilu ke Bawaslu.

Dalam selebaran itu, menegaskan bahwa mereka bukan melakukan demo melainkan melayangkan laporan. 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved