Minggu, 11 Januari 2026

Gunung Sindoro Mengeluarkan Letupan

Gunung Sindoro yang berada di Kabupaten Temanggung dan Wonosobo mengeluarkan asap berbau yang dan terdengar suara letupan.

Editor: Romualdus Pius

Laporan Wartawan Tribun Jogya, M Nur Huda

TRIBUNNEWS.COM,JOGYA - Gunung Sindoro yang berada di Kabupaten Temanggung dan Wonosobo mengeluarkan asap berbau yang dan terdengar suara letupan. Asap belerang tersebut saat ini telah tersebar di Sembilan titik di kawasan puncak.

Kepala BKPH Temanggung Perum Perhutani KPH Kedu Utara, Juni Junaedi saat dihubungi Tribun Jogja, Selasa (15/11/2011) menjelaskan, sebenarnya aktifitas tersebut sudah ada sejak hari Minggu (14/11/2011), namun masyarakat baru mengetahuinya dan mendengar letupannya di dasar puncak pada Senin (14/11/2011) pukul 18.30 WIB

Menurutnya, Gunung Sindoro setinggi 3.150 meter dpl dan merupakan gunung volkano aktif  sudah lama tidak terlihat aktifitas vulkanologinya, sehingga masyarakat mengira bahwa gunung tersebut sudah tidak aktif lagi.

“Nanti malam jam 00.00, rencananya kita akan naik ke puncak melihat langsung lokasi bersama masyarakat dan pihak Muspika Kecamatan Kledung,” kata Juni.

Juni mengungkapkan, sebenarnya pada pertengahan bulan Oktober 2011 saat sedang ramai ada orang Singapura yang hilang itu, sudah ada dari pihak pusat Geologi Bandung yang naik untuk memasang alat pendeteksi aktifitas kegempaan.

“ Sayangnya memang tidak terpublikasi, sehingga masyarakat tidak mengetahuinya,” ujarnya.

Kepala Seksi Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Temanggung, Eko Suprapto, mengatakan, semburan asap pada gunung yang berstatus normal-aktif ini baru pertama kali terjadi sejak puluhan tahun lalu.

"Kami telah menempatkan empat orang personel search and rescue (SAR) untuk mengamati kondisi Gunung Sindoro. Kami belum tahu apakah semburan itu masih wajar atau tidak. Soalnya personel kami belum turun untuk memberikan laporan," katanya.

Gunung Sindoro sendiri, dalam sejarahnya pernah mengalami letusan, namun sebagian besar berjenis ringan sampai sedang (freatik).

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved