Polres Karimun Kejar Dua Sindikat Narkoba Internasional
Polisi terah memastikan akan memusnahkan barang bukti hasil tangkapan 7.018 butir ekstasi asal Malaysia, dengan tersangka Candro (45)
Laporan Wartawan Tribun Batam, Rachta Yahya
TRIBUNNEWSBATA, KARIMUN - Polisi terah memastikan akan memusnahkan barang bukti hasil tangkapan 7.018 butir ekstasi asal Malaysia, dengan tersangka Candro (45), WNI asal Tanjungbatu, Kecamatan Kundur.
Kapolres Karimun, AKBP Benyamin Sapta T melalui Kasat Narkoba, AKP Arwin A Wientama, mengatakan, ribuan ekstasi tersebut akan dimusnahkan pada Kamis (2/2/2012) mendatang.
Tempat pemusnahan dilangsungkan di Mapolres Karimun dengan mengundang sejumlah unsur pimpinan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Karimun.
"Rencana Kamis (2/2/2012) besok, kami akan gelar acara pemusnahan (7. 018 butir ekstasi)," ujar Arwin.
Sementara itu, terkait dua pemesan 7. 018 butir ekstasi yang dibawa Candro itu, dikatakan Arwin, masih dalam pengejaran.
"Saya sampai saat ini belum mendapat mandat dari pimpinan untuk mengungkap identitas keduanya ke media," kata Arwin diplomatis.
Candro sendiri saat ini masih ditahan di sel Mapolres Karimun. Untuk menjaga keterangan Candro steril dari intervensi pihak luar, polisi tidak membenarkan orang awam untuk membesuknya.
Bagi keluarga yang ingin berkunjung dan bertemu Candro, mesti dilakukan di dalam kantor Satres Narkoba Polres Karimun dan tidak di depan sel Mapolres Karimun layaknya tahanan lainnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kasus upaya penyelundupan 7.018 narkoba jenis ekstasi jaringan Candro (45) mengalami kemajuan.
Polres Karimun melalui Satres Narkoba menyatakan telah mengantongi identitas dua pelaku lainnya yang diduga masih satu jaringan dengan tersangka. Namun dua pekan berlalu, belum ada kabar keberhasilan membekuk kedua DPO tersebut.
Arwin masih enggan membeberkan identitas dua pelaku sindikat narkoba bernilai sekitar Rp 1, 4 miliar (estimasi Rp 200 ribu per butir) tersebut dengan alasan teknis penyidikan.
Terkait tujuan ribuan butir ekstasi itu?Arwin lagi-lagi bungkam. Kali ini dengan alasan hal itu bukan wewenangnya untuk menjelaskan.
Hanya saja, Arwin berjanji pihaknya akan berupaya maksimal untuk membongkar jaringan Candro.
"Kami akan berusaha bongkar jaringan Candro ini dan bukan hanya sampai di Candro. Mohon doanya bersama-sama," kata Arwin saat konfrensi pers di KPPBC Madya Tipe B Kepabenan Tanjungbalai Karimun beberapa waktu lalu.