Jumat, 12 Juni 2026

Warga Lakulo Tewas di Dasar Sungai

Blasidus Seran alias Naga (19), warga Desa Lakulo, Kecamatan Weliman, Kabupaten Belu,

Tayang:
Editor: Hendra Gunawan

 Laporan Wartawan Pos Kupang, Fredy Hayong

TRUBUNNEWS, COM, ATAMBUA--Blasidus Seran alias Naga (19), warga Desa Lakulo, Kecamatan Weliman, Kabupaten Belu, Kamis (24/5/2012) sekitar pukul  09.00 Wita ditemukan tewas di dasar Sungai Motadelek.

Saat ditemukan, kondisi korban sangat mengenaskan. Badannya penuh luka. Kuat dugaan anak ketiga dari pasangan Baltasar Kehi dan Selestina Hoar itu, tewas lantaran dianiaya.
Namun untuk memastikan hal tersebut, aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Weliman,  masih melakukan pengusutan guna mengungkap misteri kematian tersebut.

Salah seorang kerabat korban, Petrus Seran, ketika dikonfirmasi Pos Kupang ke Lakuloo, Kecamatan Weliman, Belu, Kamis (24/5/2012), membenarkan perihal kematian korban, Blasidus Seran alias Naga.
Petrus mengungkapkan, kematian korban yang sehari-hari dipanggil Naga itu, sangat mengagetkan keluarga. Karena sejak Rabu (23/5/2012) korban tidak pulang ke rumah.

Keluarga kemudian mencari tahu keberadaan korban dengan mendatangi rekan-rekan yang mengenal korban. Dari informasi yang dihimpun, pihak keluarga menyebutkan, korban diduga dianiaya dan diceburkan ke sungai.

Untuk memastikan informasi itu sejak Kamis (24/5/2012) pagi keluarga menyusuri Sungai Motadelek untuk mencaritahu kebenaran informasi yang berkembang.

Dari hasil pencarian itu, sekitar pukul 09.00 Wita, korban ditemukan sekitar 800 meter dari Jembatan Motadelek dibawah dasar sungai. Korban tenggelam sedalam 1 meter dengan kondisi sangat mengenaskan.

"Jadi penemuan korban di dasar sungai itu dari hasil pencarian keluarga korban sendiri. Kami melakukan pencarian di sepanjang alur sungai dan menemukannya sudah tak bernyawa di dasar sungai. Saat ditemukan kondisinya sangat mengenaskan dengan beberapa luka di tubuh seperti, luka di bola mata, leher, lilitan rantai dan bibir korban pun luka.  Ada juga luka sayatan di badan," ujarnya.

Keluarga sudah mengambil korban dan kini sudah disemayamkan di rumah duka. Saat jasad korban ditemukan, tim dari Polsek Weliman juga tim medis dari Puskesmas Weliman turun ke lokasi kejadian.
Secara terpisah Kapolsek Weliman, Ipda Kahar Wahab ketika dihubungi Pos Kupang, Kamis (24/5/2012) membenarkan penemuan jenazah Naga itu. Wahab belum bisa menyebutkan penyebab kematian korban karena pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Memang benar, ada penemuan mayat laki-laki atas nama, Blasidus Seran alias Naga. Dari informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban bersama beberapa rekannya mabuk-mabukan di Jembatan Motadelek. Entah bagaimana sampai korban meninggal dan ditemukan di dasar sungai, sedang kami selidiki. Memang korban ini juga selama ini menjadi target operasi kita juga karena terkait kasus 351 (penganiayaan). Anggota saya sudah turun ke lokasi untuk menggali informasi terkait kematian korban ini," kata Wahab.

Baca juga:

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved