Brio Terjun dari Flyover Gubeng Surabaya, Tabrakan Frontal di Wonogiri Tewaskan Bapak dan Anak
Brio terjun dari Flyover Gubeng diduga karena sopir hilang konsentrasi, sementara tabrakan di Wonogiri menewaskan tiga orang
Ringkasan Berita:
- Dua kecelakaan serius terjadi di Surabaya dan Wonogiri dalam dua hari terakhir
- Di Surabaya, Honda Brio terjun dari Flyover Gubeng diduga karena pengemudi mengantuk atau cekcok dengan penumpang, namun keduanya selamat dengan luka ringan
- Sementara di Wonogiri, tabrakan frontal Yamaha Vixion dan Aerox menewaskan tiga orang, termasuk seorang ayah dan anak berusia delapan tahun
TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA – Sejumlah kecelakaan lalu lintas serius terjadi dalam dua hari terakhir di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Di Surabaya, sebuah mobil Honda Brio terjun dari Flyover Gubeng setelah diduga pengemudi kehilangan konsentrasi.
Sementara di Wonogiri, Jawa Tengah, kecelakaan frontal antara dua sepeda motor menewaskan tiga orang, termasuk seorang anak berusia delapan tahun.
Peristiwa pertama terjadi di Jalan Gubeng Pojok, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (9/6/2026) dini hari.
Sebuah Honda Brio bernomor polisi L-1184-ADT yang dikemudikan pria berinisial JS (36) tiba-tiba keluar jalur, menabrak pembatas jalan lalu terjun dari Flyover Gubeng.
Saat kejadian, JS tidak sendirian.
Di dalam mobil terdapat seorang perempuan berinisial IR (25).
Baca juga: Tersangka Kecelakaan Lalu Lintas yang Tewaskan Murid SD Dilantik jadi Staf Ahli Bupati Pandeglang
Keduanya selamat meski kendaraan sempat terbalik setelah jatuh ke area tanah dekat bantaran sungai.
Hasil penyelidikan sementara Satlantas Polrestabes Surabaya mengarah pada dugaan hilangnya konsentrasi pengemudi.
Polisi menduga JS mengantuk atau terjadi perselisihan dengan penumpangnya sesaat sebelum kecelakaan.
"Dugaan sementara pengemudi mengantuk atau ada cekcok dengan penumpang yang ada di sebelahnya," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Supriono.
Polisi juga memastikan bahwa JS dan IR bukan pasangan suami istri.
Selain itu, tidak ditemukan bekas pengereman di lokasi kejadian yang dapat menjelaskan upaya pengemudi menghindari kecelakaan.
Meski sempat muncul dugaan pengemudi berada di bawah pengaruh alkohol, polisi membantah informasi tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/briotabrak1222222.jpg)