Rabu, 8 April 2026

Ancam Pakai Pisau, Perampok Bilang: Maaf Bu, Saya Ikat

Pembantu rumah tangga Aliyong, Sudarsih (32) berhasil melepaskan ikatan tali di kaki dan tangannya

Editor: Widiyabuana Slay

Laporan Wartawan Tribun Sumsel, M Ardiansyah

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Pembantu rumah tangga Aliyong, Sudarsih (32) berhasil melepaskan ikatan tali di kaki dan tangannya dan meloloskan diri dari sekapan perampok yang menyatroni rumah majikannya yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Lorong Yupiter Kecamatan IT 1 Palembang, Minggu (26/5/2013) sekitar pukul 13.30.

Menurut keterangan Sudarsih yang terlihat masih syok ketika ditemui, saat itu ia berada di dalam rumah bersama anak majikannya Nelson. Tiba-tiba ada orang yang menekan bel dan mengaku bahwa diminta pemilik rumah untuk mengukur lemari pesanan sang majikan.

"Aku bilang, benar pesanan majikan karena dilarang buka pintu takut ada perampok. Sempat tidak percaya dan dia (pelaku,red) terus saja meyakinkan kalau memang dipesan untuk mengukur lemari, makanya aku buka," ujarnya sambil terus menahan darah yang keluar dari pipi sebelah kanan karena luka sabetan pisau yang dilakukan tersangka.

Saat dipersilakan masuk, kedua tersangka yang mengendarai sepeda motor ini memang telah memarkirkan motornya di tempat yang cukup jauh agar dapat melakukan aksi mereka. Ketika berada di dalam rumah, kedua tersangka yakni Edi Kurniawan (25) dan M Fauzi (29) seperti meyakinkan untuk mengukur lemari pesanan.

Namun saat Sudarsih lengah, para pelaku langsung mengancamnya menggunakan senjata jenis air soft gun dan pisau. Tanpa bisa melawan, Sudarsih hanya bisa pasrah ketika diikat tersangka Edi menggunakan tali rafia dan disandera di dapur.

"Dia bilang, maaf bu saya ikat. Tangan, kaki dan mulut diikat, lalu mereka berdua membongkar kamar majikan saya," ceritanya.

Sedangkan menurut tersangka usai tertangkap, Edi Kurniawan, warga jalan Sungai Gerong Gang Prabu no 61 RT 08 RW 01 Kelurahan Plaju Ilir Palembang, ia dan M Fauzan alias Memet tidak pernah melihat situasi rumah sebelumnya. Tetapi melihat rumah sepi dan warga sekitar juga tidak ramai yang berlalu lalang, akhirnya mereka berinisiatif untuk melakukan aksinya.

"Modusnya berpura-pura mengukur lemari, setelah masuk melihat situasi rumah sepi langsung bergerak. Aku pegang air soft gun dan pisau untuk mengencam pembantu rumah, setelah diikat baru mencari barang berharga," ujar residivis yang baru keluar dari penjara Malaysia karena kasus perampokan nasabah bank ini.

Mengetahui aksinya diketahui warga, ia berusaha kabur dengan naik ke lantai 2 rumah dan melompat ke atap rumah warga. Tetapi ia tidak dapat kabur lagi, karena sudah dikepung warga yang ada di depan jalan.

Tak jauh berbeda dengan tersangka M Fauzi alias Memet (29) warga Jalan Masjid Jami RT 18 RW 19 Plaju Palembang. Ia tidak dapat kabur dan berusaha bersembunyi ketika mendengar suara tembakan dari luar rumah. Tetapi tersangka akhirnya berhasil ditangkap petugas dan warga yang telah mengepung rumah tersebut.

"Kami tidak ada berbagi peran, semuanya dikerjakan secara bersama-sama. Spontan melihat rumah sepi langsung beraksi, ada anak pemilik rumah tetapi tidak kami apa-apakan karena dia masih di dalam kamar saat kami beraksi" ujar tersangka yang mengaku-ngaku sebagai wartawan di semua media ini.

Sebelum polisi datang, kedua tersangka sempat menjadi bulan-bulanan warga yang kesal dengan aksi mereka, namun M Fauzan berhasil diamankan petugas ke Polsek IT 1 Palembang. Tetapi Edi masih terkepung di dalam pagar rumah kosong di pinggir jalan Jenderal Sudirman.

Untuk mengeluarkan tersangka Edi dari pagar tersebut ternyata memerlukan perjuangan. Massa yang telah mengepung tempat tersebut berusaha masuk untuk memukuli tersangka meski telah dilarang petugas.

Terlebih ketika akan membawa tersangka ke dalam mobil patroli, tersangka Edi yang digiring petugas langsung diserbu warga yang telah menunggu. Melihat warga yang terus mendekat dan ingin memukuli tersangka Edi, akhirnya petugas berinisiatif mengeluarkan tembakan ke udara untuk membubarkan massa yang terus mendekat.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved